Polda Metro Jaya berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya menyusul kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya pada Jumat (15/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari penyesuaian struktural dan tanggung jawab instansi setelah jabatan pimpinan wilayah tersebut kini resmi diisi oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga.
Komitmen peningkatan kinerja tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Penegasan ini mengemuka saat merespons perubahan status kepangkatan pimpinan tertinggi di wilayah hukum Jakarta.
"Ya, pastinya (ditingkatkan). Sebenarnya sama saja, pelayanan pasti dari mana pun, tidak hanya masalah kenaikan pangkat, tetap harus ditingkatkan," tegas Budi saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/5/2026).
Budi menekankan bahwa setiap personel di lingkungan Polda Metro Jaya wajib mengimplementasikan nilai-nilai yang telah dicanangkan oleh pimpinan. Fokus utama pelayanan tetap merujuk pada prinsip untuk tidak mengecewakan hati warga dalam menjalankan tugas kepolisian.
"Tapi pastinya harus, kan sudah dengar bagaimana slogan Pak Kapolda Metro Jaya, ÔÇÿJangan sekali-sekali menyakiti hati masyarakat.ÔÇÖ Sudah itu saja yang dituntun. Itu sudah besar, ringan tapi pelaksanaannya kan harus kami laksanakan," ujar Budi.
Mengenai struktur kepemimpinan ke depan, Budi memastikan bahwa posisi Kapolda Metro Jaya akan terus dipegang oleh anggota Polri yang memiliki pangkat Komisaris Jenderal.
"Iya betul seterusnya," kata dia.
Pihak Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turut memberikan sorotan terhadap perubahan status jabatan ini. Anggota Kompolnas, Mohammad Choirul Anam, menyatakan bahwa naiknya pangkat Kapolda harus diikuti dengan performa kerja yang lebih optimal.
"Polda Metro Jaya memang memiliki dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang berbeda dibandingkan dengan polda-polda lainnya. Oleh karena itu, peningkatan status dari bintang dua menjadi bintang tiga ini harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan yang terbaik," tutur Anam dalam keterangannya.
Keputusan perubahan pangkat ini sebelumnya telah dikonfirmasi melalui kanal media sosial resmi Polda Metro Jaya pada Rabu (13/5/2026). Dalam pernyataan tersebut, pihak kepolisian memberikan apresiasi atas jenjang karier baru yang diraih oleh Asep Edi Suheri.
"Selamat dan sukses kepada Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal Polisi," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa penyesuaian kepangkatan ini didasari oleh kebutuhan penyelarasan level jabatan dengan instansi militer terkait di wilayah ibu kota. Hal ini merujuk pada pangkat yang disandang oleh Pangdam Jaya, Deddy Suryadi.
"(Alasan kenaikan pangkat) menyesuaikan dengan Pangdam," kata Jenderal Sigit kepada Kompas.com, Rabu.