Sekelompok Pria Mengeroyok Pemuda hingga Tewas di Grogol Petamburan

Sekelompok Pria Mengeroyok Pemuda hingga Tewas di Grogol Petamburan
Foto: Ilustrasi Sekelompok Pria Mengeroyok Pemuda hingga Tewas di Grogol Petamburan.

Seorang pemuda berinisial DM (28) meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang saat melerai pertengkaran kekasihnya di sebuah tempat biliar, kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Minggu (10/5/2026) dini hari.

Aksi penganiayaan tersebut mengakibatkan korban tidak sadarkan diri di lokasi kejadian akibat luka parah pada bagian kepala. Korban sempat mendapatkan perawatan medis darurat di Rumah Sakit Tarakan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia, seperti dilansir dari Megapolitan.

Pihak keluarga korban menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini bermula ketika DM berniat memisahkan perselisihan antara kekasihnya dengan wanita lain. Namun, tindakan tersebut justru memicu salah paham dari sekelompok pria yang berada di lokasi biliar.

"Nah dia tuh ngebelain, ngebelain atau misahin gitu, terus udah tiba-tiba dia digebukin, dikeroyok sama lebih dari 15 orang," jelas Mita, kakak korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun keluarga, korban diduga kuat mengalami kekerasan lanjutan setelah dipukuli di area atas tempat biliar tersebut. Para pelaku tetap melakukan penganiayaan meskipun korban sudah terjatuh ke area parkir di lantai dasar.

"Udah digebukin di atas kayak gitu-gitu, terus didorong dari lantai dua. Udah didorong lagi di lantai dua nih, udah jatuh ke bawah masih diinjak-injak juga," ungkap Mita.

Kondisi fisik DM langsung memburuk akibat serangan bertubi-tubi tersebut. Tim medis menyatakan korban mengalami kerusakan fungsi organ yang sangat fatal di bagian kepala hingga tidak mampu bertahan setelah koma selama empat hari.

"Sempat dirawat tapi koma. Yang paling fatal luka di kepala sampai batang otaknya enggak berfungsi lagi," ujar Mita.

Keluarga korban kini menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Mereka berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

"Harapannya semoga ada keadilan ya, semoga polisi bisa menangkap pelaku-pelakunya dan dihukum dengan adil," tutup Mita.

Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya kini telah bergerak untuk melakukan penyelidikan mendalam atas kasus ini. Petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas.

ÔÇ£Benar telah terjadi dugaan tindak pidana pengeroyokan di kawasan Weston atau Pasar Grogol. Terkait informasi yang menyebutkan korban dilempar dari lantai 2, hal tersebut masih dalam proses penyelidikan,ÔÇØ jelas Budi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa rangkaian kekerasan fisik tersebut memang melibatkan beberapa orang pelaku. Polisi masih terus mendalami kronologi jatuhnya korban dari lantai dua hingga terkapar di lantai dasar.

ÔÇ£Korban diduga dikeroyok oleh beberapa orang, lalu terjatuh ke lantai dasar dan tidak sadarkan diri,ÔÇØ tuturnya.

Artikel terkait

Rekomendasi