Polisi Siagakan 1.200 Personel Amankan Laga Persija Lawan Persis

Polisi Siagakan 1.200 Personel Amankan Laga Persija Lawan Persis
Foto: Ilustrasi Polisi Siagakan 1.200 Personel Amankan Laga Persija Lawan Persis.

Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.200 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta melawan Persis Solo di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin, 27 April 2026 malam. Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan Senayan.

Peningkatan volume kendaraan diprediksi terjadi karena waktu mulai pertandingan pada pukul 19.00 WIB bertepatan dengan jam pulang kerja masyarakat di pusat ibu kota. Sebagaimana dilansir dari Megapolitan, ribuan personel tersebut disebar pada titik strategis mulai dari pintu masuk stadion hingga area sekitar Senayan.

Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung, Kapolres Metro Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa satuan pengamanan terdiri dari unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Petugas fokus pada pengaturan arus kendaraan serta pengawasan ketertiban di lokasi acara guna memastikan mobilitas warga tetap terjaga.

"Sebanyak 1.200 personel gabungan mengamankan pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta VS Persis Solo di GBK. Yang akan dimulai Kick Off pada pkl. 19.00 WIB," kata Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung.

Selain penyiagaan personel, pihak kepolisian memberikan instruksi tegas kepada para suporter untuk tidak membawa barang-barang berbahaya ke dalam area stadion. Larangan tersebut mencakup senjata tajam, minuman beralkohol, hingga bahan peledak seperti petasan dan suar guna menghindari gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.

"Kami akan menjaga keamanan dan melayani para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," ujar Reynold.

Aparat penegak hukum juga menekankan pentingnya menjaga perilaku santun bagi para pendukung kedua tim yang hadir langsung. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya tindakan anarkis yang dapat merusak sarana dan prasarana milik publik di sekitar kompleks olahraga tersebut.

"Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme atau pengrusakan fasilitas umum," kata Reynold.

Sebagai langkah mitigasi kemacetan, masyarakat yang tidak berkepentingan disarankan menghindari kawasan Jalan Asia Afrika dan menggunakan rute alternatif. Pilihan rute yang tersedia meliputi jalur Sudirman menuju Blok M via Hang Lekir, rute Benhil-Pejompongan, atau mengalihkan perjalanan ke arah Kuningan melalui Jalan HR Rasuna Said.

Warga yang beraktivitas di sekitar pusat kota juga dianjurkan memanfaatkan transportasi publik seperti MRT Jakarta dengan turun di Stasiun Blok M atau ASEAN. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban volume kendaraan pribadi di simpul-simpul kemacetan seperti wilayah Semanggi, Slipi, dan Palmerah.

Artikel terkait

Rekomendasi