Penyintas Bekasi Bagikan Pengalaman Lawan Kanker Payudara Stadium Empat

Penyintas Bekasi Bagikan Pengalaman Lawan Kanker Payudara Stadium Empat
Foto: Ilustrasi Penyintas Bekasi Bagikan Pengalaman Lawan Kanker Payudara Stadium Empat.

Seorang perempuan asal Bekasi bernama Rizki Mulyani membagikan perjalanan medisnya dalam menghadapi kanker payudara stadium 4 yang telah bermetastasis ke organ paru-paru pada Minggu (12/4/2026). Diagnosis pertama kali diterima Rizki pada awal tahun 2025 setelah ia mengabaikan benjolan kecil di area payudara.

Dilansir dari Detik Health, kondisi Rizki sempat memburuk sebelum menjalani kemoterapi akibat penumpukan cairan di paru-paru yang menyebabkan sesak napas akut. Benjolan yang awalnya berukuran kecil seperti kelereng dan keras tersebut membesar secara signifikan hanya dalam waktu beberapa bulan.

Gejala awal yang dirasakan meliputi munculnya benjolan yang tidak dapat digerakkan, perubahan warna kulit payudara, hingga rasa nyeri yang intens. Rizki mengakui bahwa dirinya sempat berada dalam fase penyangkalan sebelum akhirnya memutuskan untuk mencari bantuan medis profesional.

"Gejala awal aku kena kanker payudara itu adalah benjolan kecil yang aku anggap benjolan itu adalah normal. Bentuk benjolannya itu seperti kelereng, tapi keras dan tidak bisa digerakkan," kata Rizki Mulyani, penyintas kanker payudara.

Meskipun dokter tidak merinci penyebab pasti kanker tersebut, riwayat genetik keluarga diduga menjadi salah satu faktor risiko. Rizki mengungkapkan bahwa mendiang ibunya juga merupakan seorang pejuang kanker di masa lalu.

Berdasarkan hasil pemindaian CT scan terbaru, kondisi kesehatan Rizki menunjukkan kemajuan yang sangat positif dengan hilangnya visualisasi kanker di payudara. Saat ini, fokus pengobatan beralih pada pemulihan kondisi paru-paru yang terus menunjukkan tanda-tanda pengurangan sel kanker.

Tahapan perawatan medis yang kini dijalani Rizki meliputi terapi hormon rutin dan kontrol kesehatan setiap bulan untuk memantau perkembangan sel kanker. Dukungan penuh dari keluarga dan rekan terdekat menjadi faktor krusial dalam proses pemulihan selama satu tahun terakhir.

Artikel terkait

Rekomendasi