Akses penerbangan internasional yang menghubungkan Pulau Belitung dengan dunia luar kembali beroperasi sejak Minggu (3/5/2026) melalui rute Singapura. Pengoperasian ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Bangka Belitung.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menilai pembukaan kembali gerbang internasional ini memiliki proyeksi pertumbuhan yang optimis bagi masyarakat lokal. Berdasarkan laporan dari Antara sebagaimana dilansir dari Detik Travel, kehadiran wisatawan asing diprediksi akan memperkuat basis devisa negara.
"Dampak ekonomi dan efek berganda dari pembukaan gerbang internasional ini sangat signifikan. Proyeksinya sangat optimis, pertumbuhan ekonomi di Pulau Belitung berpotensi melonjak, didorong kuat oleh devisa yang dibawa wisatawan internasional," kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto.
Pemerintah menyoroti bahwa aktivitas para pelancong mancanegara akan memberikan pengaruh langsung pada sektor jasa, terutama perhotelan dan transportasi di Belitung. Perputaran uang di tingkat usaha mikro masyarakat setempat juga diperkirakan akan menjadi lebih dinamis seiring tingginya mobilitas wisatawan.
"Kami melihat ini bukan sekadar pembukaan rute penerbangan, melainkan bagian dari strategi besar untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas basis penerimaan devisa negara," kata Haryo.
Layanan penerbangan ini dioperasikan oleh maskapai Scoot yang menyediakan rute reguler dua kali dalam sepekan. Maskapai tersebut menghubungkan Bandara Changi Singapura dengan Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin, Belitung, menggunakan pesawat Embraer E190-E2 yang memiliki kapasitas total 112 kursi.
Antusiasme penumpang terpantau cukup tinggi pada jadwal penerbangan perdana yang mencatatkan tingkat keterisian kursi sekitar 70 persen atau sebanyak 80 orang. Angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Belitung sendiri menunjukkan tren positif dengan catatan 7.000 kunjungan pada 2023 dan meningkat menjadi 10.000 kunjungan pada 2024.