Kawanan Pencuri Motor Bersenjata Api Satroni Indekos di Duren Sawit

Kawanan Pencuri Motor Bersenjata Api Satroni Indekos di Duren Sawit
Foto: Ilustrasi Kawanan Pencuri Motor Bersenjata Api Satroni Indekos di Duren Sawit.

Tiga orang pelaku pencurian sepeda motor yang dibekali senjata api melakukan aksi kriminal di sebuah indekos kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (9/5/2026) siang. Para pelaku sempat mengancam petugas keamanan menggunakan senjata sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Insiden yang terekam kamera pengawas (CCTV) tersebut sempat viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram Durensawit.info. Dilansir dari Megapolitan, kawanan pencuri yang datang berboncengan dengan satu motor tersebut berbagi peran saat menyusup ke area parkir kendaraan penghuni indekos.

Satu pelaku bertugas mengambil motor, sementara dua lainnya mengawasi situasi di depan gerbang dan pos keamanan. Petugas keamanan setempat sempat berusaha menghentikan pelarian pelaku dengan menutup portal akses keluar sebelum diancam oleh salah satu komplotan tersebut.

Petugas keamanan indekos, Kevin Gabriel Sihombing, mengonfirmasi kebenaran rekaman yang beredar tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemantauan melalui layar CCTV menjadi awal mula terdeteksinya kehadiran orang asing yang mencurigakan di area tersebut.

ÔÇ£Awalnya saya lihat dari CCTV tuh ada dua orang masuk. Nah, (pelaku) satu tuh nunduk dari bawah pos, terus masuk ke parkiran. Saya langsung bangun ngelihat ke arah jendela, nanya yang nunggu di tiang listrik tuh, ÔÇÿNgapain Bang? Mau ngapain Bang? Mau ngapain lu?ÔÇÖÔÇØ kata Gabriel.

Menurut keterangan Gabriel, meskipun sempat ditegur, salah satu pelaku tetap nekat mengeksekusi kendaraan incarannya dalam durasi yang sangat singkat. Situasi memanas ketika pelaku lainnya mengeluarkan senjata api untuk menakut-nakuti petugas yang berjaga.

ÔÇ£Tiba-tiba temennya ini dari parkiran tuh langsung ngambil motor langsung ngebut. Temen yang satu lagi yang megang beceng langsung nodong saya sambil bilang, ÔÇÿDiem kamu, diem kamu!ÔÇÖ kata dia gitu,ÔÇØ ujar Gabriel.

Gabriel menuturkan bahwa rekannya sempat berupaya keluar dari pos untuk melakukan pengejaran setelah motor berhasil dibawa kabur. Namun, tindakan tersebut terhambat karena todongan senjata api yang diarahkan langsung kepada mereka oleh pelaku yang berjaga di luar.

ÔÇ£Sempat saya tarik temen saya, karena takut juga ya kena tembak, kan. Nah, setelah saya tarik, saya buka lagi pintu, baru kita kejar. Pas kita kejar baru dia buang tembakan ke atas. Itu kayaknya juga dikejar sama Gojek,ÔÇØ katanya.

Berdasarkan pengamatannya, pelaku hanya melepaskan satu kali tembakan ke udara sebagai bentuk gertakan saat melarikan diri ke jalan raya. Gabriel juga menduga bahwa kelompok yang sama pernah mencoba menyambangi lokasi tersebut pada waktu yang berbeda sebelumnya.

ÔÇ£Sekali, buang tembakan. Kalau saya lihat sih kayaknya udah pernah ke sini. Waktu itu tanggal 1 Maret kayaknya. Saya pernah ngelihat mereka masuk, tapi saya keluarin tangan saya, mereka tuh langsung kabur lagi,ÔÇØ jelasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi