Pemprov Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah

Pemprov Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah
Foto: Ilustrasi Pemprov Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar Pasar Murah 2026 di enam kabupaten dan kota selama tiga hari pada 20ÔÇô22 Mei 2026. Langkah proaktif ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Enam wilayah yang menjadi sasaran program ini meliputi Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, Kota Bogor, Kota Cirebon, dan Kota Tasikmalaya. Seperti dilansir dari Media Indonesia, komoditas yang disediakan mencakup belasan ton beras SPHP, beras medium, beras premium, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, hingga telur ayam.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menyampaikan tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut.

ÔÇ£Pasar Murah 2026 digelar di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, Kota Bogor, Kota Cirebon, dan Kota Tasikmalaya. Berdasarkan pantauan, sekitar 6.000 pengunjung hadir memadati lokasi di berbagai daerah tersebut,ÔÇØ ujar Nining Yuliastiani, Kepala Disperindag Provinsi Jabar.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari antrean ibu rumah tangga sejak pagi hari. Seluruh harga komoditas dipastikan berada di bawah harga pasar karena mendapatkan subsidi distribusi.

ÔÇ£Masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok langsung dari produsen. Hal ini bisa terwujud berkat kolaborasi dengan BUMN, pelaku ritel, serta dukungan dari Bank Indonesia, Perum Bulog, dan ID Food,ÔÇØ kata Nining Yuliastiani, Kepala Disperindag Provinsi Jabar.

Kegiatan ini juga melibatkan 38 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah binaan yang menjual aneka pangan olahan sebagai ajang promosi produk lokal. Program ini diintegrasikan dengan Gerakan Pangan Murah dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar serta didukung Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia.

ÔÇ£Kami berharap langkah ini memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, sehingga mereka dapat merayakan Iduladha dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga pangan,ÔÇØ pungkas Nining Yuliastiani, Kepala Disperindag Provinsi Jabar.

Artikel terkait

Rekomendasi