Pemkot Bogor Usulkan Penambahan Bus Transjabodetabek ke Jakarta

Pemkot Bogor Usulkan Penambahan Bus Transjabodetabek ke Jakarta
Foto: Ilustrasi Pemkot Bogor Usulkan Penambahan Bus Transjabodetabek ke Jakarta.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengajukan penambahan rute dan armada bus Transjabodetabek kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (15/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk menyediakan moda transportasi alternatif bagi warga yang terdampak penutupan sejumlah peron di Stasiun Bogor.

Permohonan peningkatan layanan transportasi publik ini mencakup perluasan jangkauan armada dari titik keberangkatan Ciawi dan Bubulak menuju Jakarta. Seperti dilansir dari Megapolitan, usulan resmi tersebut sebenarnya telah disampaikan oleh otoritas terkait sejak dua bulan yang lalu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, memberikan konfirmasi mengenai rincian pengajuan penambahan frekuensi perjalanan bus tersebut.

"Untuk TJ sebenarnya sudah usulin. Usulin untuk nambah, frekuensinya ditambah, kemudian Ciawi juga ditambah, dari Bubulak juga ditambah. Sudah mengusulkan," jelas Sujatmiko.

Inisiatif ini hadir sebagai solusi atas berkurangnya aksesibilitas kereta api akibat pengerjaan konstruksi di Stasiun Bogor. Saat ini, peron 6 sampai 8 di stasiun tersebut ditutup sementara karena adanya proyek perpanjangan jalur dan peron guna peningkatan kapasitas pelayanan penumpang.

Warga Bogor saat ini telah memiliki akses layanan bus rute P11 yang menghubungkan Terminal Baranangsiang dengan Terminal Blok M di Jakarta Selatan sejak Juni 2025. Layanan ini melayani total 22 titik pemberhentian di sepanjang rute yang dilalui.

Kebijakan tarif bus Transjabodetabek dipatok sebesar Rp 2.000 untuk keberangkatan pukul 05.00-07.00 WIB. Sementara itu, untuk operasional di luar jam tersebut, yakni pukul 07.00-22.00 WIB, penumpang dikenakan tarif sebesar Rp 3.500.

Artikel terkait

Rekomendasi