Pemkab Batang Gencarkan Screening Tuberkulosis Gunakan Mobile X-ray

Pemkab Batang Gencarkan Screening Tuberkulosis Gunakan Mobile X-ray
Foto: Ilustrasi Pemkab Batang Gencarkan Screening Tuberkulosis Gunakan Mobile X-ray.

Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Cek Kesehatan Gratis dan screening tuberkulosis menggunakan Mobile X-ray bagi warga di kawasan pesisir Kecamatan Kandeman pada Rabu (20/5/2026). Langkah intervensi ini dilakukan menyusul masih tingginya temuan kasus penularan bakteri tersebut di wilayah Kabupaten Batang.

Ratusan warga dari Desa Karanggeneng, Ujungnegoro, dan Ponowareng memadati balai desa masing-masing untuk mengikuti pemeriksaan. Kegiatan preventif ini terlaksana atas kolaborasi pemerintah daerah bersama PT Bhimasena Power Indonesia, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.

Data dinas kesehatan setempat mencatat kompilasi ratusan kasus kumulatif yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif. Hingga 18 Mei 2026, pasien-pasien tersebut tersebar dan ditangani di sejumlah fasilitas kesehatan, baik rumah sakit umum maupun pusat kesehatan masyarakat.

"Masih ada 451 kasus Tuberkulosis saat ini ditangani di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Batang, langkah screening tuberkulosis (Tb) menggunakan Mobile X-ray sebagai upaya deteksi dini," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi Rabu (20/5).

Ida Susilaksmi mengungkapkan rincian faskes yang merawat pasien meliputi RSUD Batang sebanyak 96 kasus, RS QIM 70 kasus, RSUD Limpung 39 kasus, Puskesmas Bawang 29 kasus, Puskesmas Warungasem 23 kasus, serta Puskesmas Tulis dan Puskesmas Subah masing-masing 19 kasus. Penggunaan teknologi bergerak ini diyakini mempercepat proses pemetaan klinis.

"Pada tahun 2030 mendatang ,sesuai target nasional, Kabupaten Batang zero Tuberkulosis," tambah Ida Susilaksmi.

Meskipun tingkat keparahan wilayah Batang berada pada kategori menengah, deteksi dini secara masif diperkirakan akan memicu lonjakan angka temuan kasus baru. Penanganan yang cepat dinilai menjadi kunci utama untuk mereduksi angka persebaran secara berkala di seluruh kecamatan.

Berdasarkan data domisili, sebaran kasus tertinggi berada di Kecamatan Warungasem dengan 44 kasus, disusul Kecamatan Bawang 41 kasus, Subah 32 kasus, Tulis 31 kasus, Batang 2 sebanyak 30 kasus, dan Kecamatan Kandeman dengan 28 kasus.

Artikel terkait

Rekomendasi