Pemerintah Siapkan 13 Taman Nasional Jadi Kawasan Konservasi Dunia

Pemerintah Siapkan 13 Taman Nasional Jadi Kawasan Konservasi Dunia
Foto: Ilustrasi Pemerintah Siapkan 13 Taman Nasional Jadi Kawasan Konservasi Dunia.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyiapkan 13 Taman Nasional sebagai proyek percontohan untuk dikembangkan menjadi kawasan konservasi berkelas dunia melalui skema pembiayaan inovatif. Langkah ini dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional pada Kamis (30/4/2026).

Sebagaimana dilansir dari Nasional, pembentukan satgas tersebut bertujuan untuk mempercepat revitalisasi tata kelola kawasan lindung di Indonesia. Pemerintah berupaya melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat lokal dan lembaga swadaya masyarakat, guna memastikan pengelolaan hutan yang lebih profesional dan berkelanjutan.

"Ide besarnya adalah bagaimana kita secara bersama-sama, tentu dengan masyarakat juga, dengan aksi yang konkret, bisa membuat taman nasional kita menjadi Taman Nasional yang baik," ujar Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan.

Raja Juli menegaskan bahwa partisipasi publik merupakan elemen vital dalam menjaga ekosistem hutan. Menurutnya, mustahil bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan secara maksimal tanpa adanya dukungan dan keterlibatan aktif dari warga yang tinggal di sekitar kawasan konservasi tersebut.

"Hampir mustahil kita bisa menjaga Taman Nasional kita tanpa bantuan masyarakat. Jadi, sekali lagi, idenya adalah bagaimana taman nasional kita ini dikelola secara profesional," ujar Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan.

Kementerian Kehutanan juga menekankan pentingnya prinsip keutamaan ekologi di atas sektor pariwisata. Pembentukan satgas inovasi pembiayaan ini diklaim bukan sebagai upaya komersialisasi lahan, melainkan untuk memperkuat aspek pelestarian alam yang dipadukan dengan konsep ekowisata yang memberdayakan ekonomi lokal.

"Pendekatan yang kita dorong adalah menjaga dan melestarikan alam, sekaligus mengembangkan ekowisata berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat," ujar Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan.

Daftar 13 Taman Nasional prioritas tersebut mencakup berbagai ekosistem mulai dari pegunungan hingga karst. Berikut adalah pembagian kategorinya berdasarkan data Kementerian Kehutanan:

Daftar 13 Taman Nasional Pilot Project
Kategori EkosistemNama Taman Nasional
Ekosistem PegununganBromo Tengger Semeru, Rinjani, Lorentz
Ekosistem LautWakatobi, Komodo
Spesies Ikonik dan Karbon TinggiTanjung Puting, Ujung Kulon, Way Kambas
Ekosistem Dataran Rendah/TinggiSebangau, Gunung Leuser
Ekosistem KarstManusela
Akses dan Partisipasi MasyarakatMutis Timau, Memberamo Foja

Upaya revitalisasi ini diperkuat dengan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 yang diterbitkan Presiden Prabowo Subianto pada 16 April 2026. Satgas ini dipimpin oleh Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo yang berkomitmen memperbaiki tata kelola aset bangsa tersebut.

"Kehadiran saya sebagai ketua satgas bukan dari pemerintah, sesungguhnya mencerminkan tekad Bapak Presiden untuk benar-benar revitalisasi dan sekaligus menjaga melestarikan Taman Nasional yang merupakan kebanggan bangsa Indonesia, Taman Nasional ini aset bangsa Indonesia," ujar Hashim Djojohadikusumo, Ketua Satgas.

Hashim menambahkan bahwa pengembangan kawasan ini tidak bisa hanya bertumpu pada kinerja birokrasi semata. Dibutuhkan kerja sama kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan ambisi Presiden Prabowo dalam menjaga kelestarian alam nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi