Pemerintah Percepat Pembangunan Proyek Lumbung Pangan di Merauke

Pemerintah Percepat Pembangunan Proyek Lumbung Pangan di Merauke
Foto: Ilustrasi Pemerintah Percepat Pembangunan Proyek Lumbung Pangan di Merauke.

Pemerintah mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) lumbung pangan di Wanam, Merauke, Papua Selatan, sebagai bagian dari strategi besar memperkuat ketahanan pangan nasional. Program food estate ini menjadi salah satu prioritas dalam agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Konektivitas menjadi kunci utama proyek yang memproyeksikan Wanam sebagai pusat Cadangan Pangan Nasional melalui cetak sawah baru seluas 1 juta hektare. Selain lahan pertanian, infrastruktur pendukung seperti irigasi dan industri biodiesel juga ikut dibangun.

Peneliti Indikator Politik Bawono Kumoro memberikan pandangannya mengenai keberlanjutan proyek tersebut di tengah polemik yang muncul di masyarakat. Ia menilai program ini memiliki nilai strategis yang besar bagi masa depan Indonesia.

"Harus tetap dilanjutkan dan tidak boleh terhenti," kata Bawono, Rabu (20/5/2026).

Menurut penuturan Bawono, dampak dari program lumbung pangan ini memang tidak bisa dirasakan secara instan oleh masyarakat. Namun, efeknya akan sangat signifikan dalam jangka panjang bagi ketahanan pangan nasional.

Respons positif juga datang dari masyarakat setempat yang merasakan langsung dampak pembangunan infrastruktur tersebut hingga ke area perkampungan.

"Kami sangat bersyukur dan menerima pembangunan ini," ujar warga Tarsan Balagaize.

Di sisi lain, perkembangan infrastruktur di lapangan menunjukkan kemajuan yang pesat. Dilansir dari Nasional, sejumlah fasilitas utama seperti jetty multipurpose dan sistem tenaga surya kini sudah rampung sepenuhnya.

Petugas proyek memberikan rincian data mengenai capaian pembangunan fasilitas pendukung yang saat ini sedang mendekati tahap akhir.

"Jetty sudah 100 persen, solar cell 100 persen, HSD tank 97 persen, dan warehouse 88 persen," kata petugas proyek.

Fasilitas penampungan berupa tangki HSD berkapasitas 5.000 metrik ton kini sudah mencapai 97 persen. Sementara itu, untuk pembangunan gudang multipurpose saat ini telah menyentuh angka 88 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi