Pemerintah Matangkan Kesiapan Logistik dan Sanitasi Haji di Arafah

Pemerintah Matangkan Kesiapan Logistik dan Sanitasi Haji di Arafah
Foto: Ilustrasi Pemerintah Matangkan Kesiapan Logistik dan Sanitasi Haji di Arafah.

Pemerintah Indonesia terus mematangkan kesiapan layanan logistik serta fasilitas sanitasi bagi jemaah haji di Arafah menjelang puncak ibadah haji 2026 pada Kamis (22/5/2026). Langkah peninjauan langsung ini diambil sebagai komitmen untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah yang ramah lansia dan disabilitas, sebagaimana dilansir dari Nasional.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memimpin rombongan Amirul Hajj untuk memeriksa kelayakan fasilitas dasar jemaah selama berada di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sektor konsumsi dan kebersihan toilet menjadi fokus utama dalam inspeksi mendadak tersebut.

"Hari ini kita memeriksa kesiapan tenda-tenda di Arafah dan Mina, kesiapan makanan, kesiapan toilet, kesiapan klinik-kliniknya kita lihat," tutur Gus Irfan di Arafah, Makkah, Kamis (22/5/2026).

Pengecekan kemudian diarahkan ke gudang penyimpanan makanan siap saji atau Ready to Eat (RTE) yang akan didistribusikan kepada para jemaah. Menteri Haji dan Umrah bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar memastikan ketersediaan menu lokal bernutrisi seperti rendang daging tetap higienis.

"Namanya gudang ya emang gudang untuk tempat penyimpanan makanan, tapi yang penting tadi saya lihat kebersihannya," jelas Gus Irfan mengomentari kondisi area logistik.

Rombongan selanjutnya beralih memeriksa fasilitas toilet darurat di Padang Arafah untuk menguji fungsi kran dan saluran air. Meskipun rasio jumlah fasilitas sanitasi tersebut dinilai belum ideal bagi seluruh jemaah, pemerintah memastikan penggunaannya akan dimaksimalkan.

"Toilet tadi saya tanya masih belum, tapi untuk ukuran Arafah ya memang satu banding lima puluh," ungkap Gus Irfan merujuk pada rasio sanitasi yang ada saat ini.

Koordinasi intensif dengan pemerintah Arab Saudi dan pihak syarikah terus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia demi menambah kapasitas toilet pada musim berikutnya. Upaya ini menjadi bagian dari target peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih aman dan manusiawi.

"Kami tadi minta tahun depan kalau masih mau pengin kita pakai, tambahi lagi," kata Gus Irfan memberikan target perbaikan untuk musim haji mendatang.

Inspeksi terakhir menyasar area istirahat di dalam tenda Arafah, di mana Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, beserta tokoh masyarakat Yusuf Hamka menguji langsung kenyamanan kasur. Seluruh tim lapangan dijadwalkan terus melakukan pembenahan fasilitas dalam beberapa hari ke depan.

"Hari ini dan beberapa hari ke depan teman-teman akan bekerja keras untuk memastikan itu," tutup Gus Irfan menegaskan komitmen tim lapangan.

Artikel terkait

Rekomendasi