PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyelenggarakan pemeliharaan berkala di Ruas Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi mulai Minggu (10/05/2026) hingga Rabu (13/05/2026). Langkah ini diambil oleh Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division untuk meningkatkan standar pelayanan bagi para pengendara yang melintas.
Sebagaimana dilansir dari Kompas, pengerjaan infrastruktur ini turut melibatkan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai pelaksana teknis di lapangan. Fokus utama kegiatan meliputi rekonstruksi perkerasan jalan dan pemeliharaan permukaan guna memastikan kondisi jalur tetap optimal sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agus Susilo, memberikan penjelasan terkait tujuan jangka panjang dari proyek pemeliharaan rutin tersebut bagi kenyamanan publik.
"Kami memohon maaf atas hambatan perjalanan selama kegiatan pemeliharaan berlangsung di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi. Upaya ini terus kami lakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur agar pengguna jalan tetap dapat berkendara dengan aman dan nyaman sekaligus menikmati panorama di sepanjang ruas tol ini," kata Agus, dikutip Senin (11/05/2026).
Lokasi perbaikan di Ruas Tol Cipularang arah Bandung menyasar lajur 2 Off Ramp Jatiluhur pada titik 1-2. Sebaliknya, pengerjaan untuk arah Jakarta berlokasi di lajur 1 pada titik KM 67+965 sampai dengan KM 67+925.
Perbaikan di Ruas Tol Padaleunyi arah Cileunyi mencakup rekonstruksi pada lajur 1-2 Off Ramp Kopo dan Off Ramp Buah Batu. Selain itu, terdapat pekerjaan Scrapping, Filling and Overlay (SFO) yang tersebar di akses Cileunyi, On Ramp Pasir Koja, On Ramp Buah Batu, serta Off Ramp M. Toha.
Bagi pengguna jalan arah Padalarang, pengerjaan SFO dilakukan pada lajur 2 dan bahu luar mulai dari KM 151+529 hingga KM 120+866. Pihak pengelola memastikan bahwa lajur yang sedang diperbaiki tidak dapat dilintasi sementara waktu, namun jalur lainnya tetap dibuka untuk arus lalu lintas kendaraan.
Jasa Marga mengimbau para pengendara untuk mengatur jadwal keberangkatan serta rute perjalanan demi menghindari potensi kepadatan di sekitar area proyek. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, dan memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol.