Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Melonjak 756 Persen Kuartal I 2026

Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Melonjak 756 Persen Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Melonjak 756 Persen Kuartal I 2026.

Ketidakpastian geopolitik global dan inflasi pada tahun 2026 membuat investor cenderung lebih berhati-hati dalam menempatkan aset mereka. Dalam situasi seperti ini, emas kembali memperkuat posisinya sebagai instrumen investasi defensif yang efektif untuk menjaga nilai kekayaan.

Peran emas dalam portofolio investasi kini dinilai semakin strategis karena memiliki keunggulan sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak ekonomi, seperti dikutip dari Investortrust.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary menjelaskan bahwa terjadi pergeseran perilaku di kalangan investor. Emas kini dipandang sebagai alat proteksi nilai dan menjadi instrumen utama dalam strategi investasi jangka panjang, bukan lagi sekadar pelengkap.

ÔÇ£Dalam kondisi global yang penuh ketidakpastian, emas semakin dipandang sebagai alat proteksi nilai. Kami melihat adanya pergeseran perilaku investor, di mana emas kini menjadi instrumen utama dalam strategi investasi jangka panjang, bukan sekadar pelengkap,ÔÇØ ujar Alvonzo.

Untuk memperluas akses masyarakat, Bank Mega Syariah menyediakan produk pembiayaan emas bernama Flexi Gold. Layanan ini menawarkan kepemilikan emas logam mulia 24 karat secara bertahap melalui skema cicilan yang fleksibel.

Nasabah diberikan pilihan tenor pembiayaan mulai dari satu hingga lima tahun. Sementara itu, pilihan gramasi emas yang tersedia cukup beragam, mulai dari ukuran 5 gram sampai dengan 100 gram.

Pihak perbankan optimistis bahwa tren investasi emas akan terus tumbuh positif seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi serta perlindungan aset.

ÔÇ£Melalui Flexi Gold, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki emas secara bertahap. Dengan skema cicilan yang ringan, nasabah dapat membangun portofolio investasi jangka panjang secara disiplin sekaligus memanfaatkan potensi kenaikan harga emas,ÔÇØ kata Alvonzo.

Sepanjang kuartal I-2026, produk Flexi Gold mencatatkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Penyaluran pembiayaan produk ini tercatat melesat hingga 756% per Maret 2026 jika dibandingkan dengan posisi pada Desember 2025.

Minat masyarakat tertinggi terhadap produk pembiayaan emas ini didominasi oleh kawasan Jabodetabek serta kota-kota besar di Pulau Jawa dan Sumatera. Jakarta menjadi kontributor paling besar dengan porsi mencapai 41,79% dari total pembiayaan.

Wilayah Tangerang menempati posisi kedua dengan kontribusi sebesar 14,08%, kemudian diikuti oleh Palembang yang menyumbang sebesar 7,15%.

Produk pembiayaan emas ini juga diminati di berbagai kota lain, meliputi Bandung, Semarang, Depok, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, serta Medan dan sekitarnya. Secara keseluruhan, wilayah-wilayah tersebut mencakup 36,98% dari total portofolio pembiayaan emas Bank Mega Syariah.

Artikel terkait

Rekomendasi