Pemerintah Bangun 35 Ribu Koperasi Desa Merah Putih dengan Fasilitas Medis

Pemerintah Bangun 35 Ribu Koperasi Desa Merah Putih dengan Fasilitas Medis
Foto: Ilustrasi Pemerintah Bangun 35 Ribu Koperasi Desa Merah Putih dengan Fasilitas Medis.

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi mulai membangun 35.408 titik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia guna memperluas jangkauan layanan kesehatan dan kebutuhan logistik bagi masyarakat pedesaan. Pembangunan ini dikonfirmasi oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono pada Kamis (23/4/2026) sebagai upaya memeratakan fasilitas medis.

Penyediaan fasilitas kesehatan di dalam koperasi desa bertujuan mengatasi ketimpangan layanan medis yang selama ini sulit diakses oleh warga di pelosok. Selain klinik, koperasi tersebut akan menyediakan gerai obat dan gudang pendingin (cold storage) untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, sebagaimana dilansir dari Money.

"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini juga nanti akan dilengkapi dengan gerai obat dan klinik kesehatan di desa-desa supaya orang desa bisa mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan," jelas Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.

Langkah integrasi layanan ini memerlukan kerja sama terpadu antara beberapa lembaga negara guna memastikan legalitas dan operasionalnya. Ferry menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan landasan hukum formal untuk kolaborasi tersebut.

"Jadi nanti harapannya kami Kementerian Koperasi bersama Kementerian Kesehatan bersama BPJS Kesehatan akan melakukan penandatanganan surat keputusan bersama," katanya.

Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk merealisasikan target layanan kesehatan bagi 80 juta orang. Koperasi ini nantinya juga berfungsi sebagai kantor unit simpan pinjam, gerai sembako, hingga pusat logistik daerah.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan rincian terkait perkembangan fisik proyek besar ini pada Senin (20/4/2026). Saat ini, tercatat 5.714 unit Kopdes telah rampung dibangun dari total puluhan ribu lokasi yang direncanakan.

"Lahan yang lainnya terus kami data. Nah nanti akan disesuaikan itu periode berikutnya. Karena di kota-kota itu tanahnya mahal, ada juga dari tanah daerah dan instansi tidak sesaui standar, itu akan kita selesaikan," jelas Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Pemerintah juga membuka peluang kerja besar-besaran untuk mengelola puluhan ribu unit koperasi tersebut dengan skema rekrutmen yang transparan. Zulkifli menyebutkan terdapat lebih dari 35 ribu posisi yang tersedia bagi masyarakat umum di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara.

"Jadi sudah daftar totalnya 383.830, bahwa ini kita nyatakan memang perdaftarnya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima, ya terbuka apa adanya saja," kata Zulkifli Hasan.

Artikel terkait

Rekomendasi