PBNU Percepat Pelaksanaan Muktamar ke-35 pada Agustus 2026

PBNU Percepat Pelaksanaan Muktamar ke-35 pada Agustus 2026
Foto: Ilustrasi PBNU Percepat Pelaksanaan Muktamar ke-35 pada Agustus 2026.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi merencanakan percepatan pelaksanaan Muktamar ke-35 pada Agustus 2026 mendatang. Keputusan yang diambil melalui rapat pleno ini bertujuan untuk mengembalikan siklus rutin lima tahunan organisasi yang sempat bergeser akibat dampak pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

Ketua Bidang Pendidikan, Hukum dan Media PBNU, Muhammad Mukri, menjelaskan bahwa secara historis forum tertinggi NU tersebut lazimnya diselenggarakan setiap bulan Agustus. Penundaan pada gelaran sebelumnya di Lampung terjadi karena situasi kesehatan global yang tidak memungkinkan pada saat itu.

"Mestinya kan Agustus Muktamar, tapi karena Covid-19 waktu itu, ada penundaan beberapa bulan," ucap Mukri kepada Kompas.com melalui telepon, Senin (4/5/2026).

Pergeseran jadwal Muktamar ke-34 ke bulan Desember 2021 menjadi alasan kuat bagi pengurus untuk melakukan sinkronisasi waktu kembali. PBNU dilansir dari Nasional ingin memastikan tata kelola administrasi periode kepengurusan tetap berjalan sesuai pakem awal.

"Sekarang ini lewat rapat pleno itu ingin muktamar dikembalikan Agustus 2026," katanya.

Mengenai detail waktu, Mukri memaparkan bahwa Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar, sudah memberikan usulan spesifik. Agenda besar ini direncanakan berlangsung selama lima hari di awal bulan tersebut.

"Masalah lokasi ini diserahkan sepenuhnya kepada Ketum PBNU dan Rais Aam, apakah di Surabaya atau di Jakarta, atau di lokasi lain itu belum," ucapnya.

Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, memberikan penegasan serupa saat menghadiri kegiatan di Jombang, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026). Ia menyatakan bahwa keputusan rapat pleno bersifat instruktif bagi seluruh jajaran pengurus.

ÔÇ£Hasil rapat pleno PBNU telah memerintahkan agar Muktamar segera digelar pada Agustus 2026. Jadi Muktamar itu wajib Agustus,ÔÇØ kata Gus Ipul yang juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia Muktamar NU ini.

Hingga saat ini, penetapan lokasi resmi masih menunggu koordinasi final antara Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf. Panitia pelaksana akan segera melakukan persiapan teknis setelah tempat penyelenggaraan diputuskan oleh pimpinan tertinggi.

Artikel terkait

Rekomendasi