Pemimpin Gereja Katolik Paus Leo dijadwalkan melakukan perjalanan dinas ke Prancis pada 25 hingga 28 September 2026 mendatang. Keputusan kunjungan luar negeri tersebut diumumkan oleh otoritas Vatikan pada Sabtu (16/5/2026) waktu setempat.
Agenda utama dalam lawatan tersebut meliputi kunjungan ke kantor pusat UNESCO di Paris, sebagaimana dilansir dari Internasional. Langkah ini menjadi sorotan mengingat lembaga kebudayaan PBB tersebut tengah mengalami krisis finansial setelah penarikan diri Amerika Serikat.
Pihak UNESCO menyatakan bahwa keputusan Presiden AS Donald Trump untuk keluar dari organisasi berimbas pada hilangnya delapan persen anggaran total. Selain ke Paris, Paus Leo juga diperkirakan memimpin misa di Katedral Notre-Dame yang telah dibuka kembali sejak 2024.
Kunjungan ini menandai lawatan keempat sang Paus ke luar Italia sepanjang tahun 2026 setelah sebelumnya mengunjungi empat negara Afrika, Monako, dan Spanyol. Pemimpin tertinggi umat Katolik asal Amerika Serikat tersebut juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Catatan historis menunjukkan bahwa kunjungan resmi terakhir seorang paus ke Prancis dilakukan oleh Paus Benediktus XVI pada tahun 2008. Sementara itu, mendiang Paus Fransiskus tercatat hanya pernah mengunjungi wilayah Prancis untuk agenda non-resmi sebanyak tiga kali selama masa kepemimpinannya.
Otoritas Vatikan menegaskan bahwa rincian lengkap mengenai program dan jadwal kegiatan Paus Leo selama di Prancis akan dirilis secara lebih mendetail pada waktu mendatang.