Partai Politik Susun Strategi Pemenangan Jelang Pemilu 2029

Partai Politik Susun Strategi Pemenangan Jelang Pemilu 2029
Foto: Ilustrasi Partai Politik Susun Strategi Pemenangan Jelang Pemilu 2029.

Sejumlah partai politik mulai menetapkan target kemenangan dan menyusun strategi matang menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Dilansir dari Nasional, para petinggi partai secara terbuka menyampaikan ambisi mereka meski pemerintahan saat ini baru berjalan kurang dari dua tahun.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyatakan bahwa partainya berambisi meningkatkan perolehan suara nasional dan kursi legislatif pada kontestasi mendatang. Partai berlambang bintang mercy ini bertekad mengulangi kesuksesan Pemilu 2009 yang meraih 148 kursi di DPR RI.

"Targetnya harus meningkat, baik suara maupun kursi. Angkanya akan dirumuskan dalam rapat kerja daerah setelah kepengurusan baru terbentuk," kata Herman, Sabtu (2/5/2026).

Herman menambahkan bahwa capaian historis partai akan menjadi referensi kebangkitan dengan mengutamakan soliditas internal. Pada acara Musyawarah Daerah V Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut menekankan pentingnya konsolidasi organisasi yang berkelanjutan.

"Organisasi akan sehat, siap, dan mampu mencetak prestasi jika solid, jika ada kepemimpinan yang efektif, serta manajemen partai yang mampu menghadirkan suasana kekeluargaan namun tetap profesional dan siap berkompetisi dengan baik," kata AHY.

Sebelumnya, AHY juga telah menyampaikan ambisi serupa saat menghadiri acara buka puasa bersama di Jakarta pada Rabu (4/3/2026). Ia berharap raihan suara partainya dapat bersaing ketat dengan partai besar lainnya.

"Pak Menlu Sugiono (yang juga Sekjen Gerindra), mudah-mudahan 2029 suaranya lebih kencang di sini, Pak. Walaupun pasti Gerindra kencang sekali, tapi jangan sampai suara Demokrat tidak terlalu kencang begitu 2029," ucap AHY.

Target peningkatan juga dipasang oleh Partai Golkar yang mengincar tambahan suara minimal 20 persen di seluruh tingkatan. Sarmuji menjelaskan bahwa target tersebut berlaku bagi seluruh kader agar perolehan suara individu meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Bukan hanya sekadar jadi, tetapi suaranya meningkat. Kalau sekarang dapat suara 100.000, ya 2029 meningkat sekitar 20 persen minimal dari 100.000 menjadi 120.000,ÔÇØ ujar Sarmuji.

Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung target lebih tinggi dengan mengincar kursi kepemimpinan nasional. Waketum Bidang Ideologi PKB Hanif Dhakiri menyatakan partai akan terus diperbesar guna mencapai tujuan politik utama pada 2029, dalam acara di Kantor DPP PKB, Jumat (10/4/2026).

ÔÇ£Kita sebagai partai bukan hanya sekadar akan bertahan, tetapi ke depan juga bisa akan terus lebih besar, bisa terus mencapai target-target yang menjadi tujuan besar kita, termasuk menjadikan Gus Muhaimin sebagai presiden atau wakil presiden 2029 yang akan datang,ÔÇØ kata Hanif.

Di sisi lain, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan kadernya untuk tetap bekerja keras mempertahankan kemenangan. Fokus utama Gerindra saat ini adalah memastikan keberhasilan program-program pemerintahan yang tengah berjalan.

ÔÇ£Tugas kita mengawal dan mensukseskan program-program yang sudah berjalan dengan harapan dari Presiden Prabowo dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,ÔÇØ kata Dasco.

Langkah taktis juga diambil PDI Perjuangan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Ketua DPP PDI-P Ganjar Pranowo pada Sabtu (10/1/2026) mengungkapkan bahwa strategi partai disusun dengan hadir secara nyata saat rakyat membutuhkan pertolongan.

"Setiap saat kita menyusun strategi itu. Maka apa yang diperlukan oleh masyarakat hari ini, coba dipenuhi seoptimal mungkin," kata Ganjar.

Ganjar menilai kepercayaan publik tidak lagi bisa diraih hanya melalui kampanye lisan. Kerja nyata di lapangan menjadi kunci utama dalam memenangkan hati pemilih di masa depan.

"Kalau kita berkomunikasi, berkampanye berbuih-buih, tidak akan bisa dipercaya lagi oleh masyarakat. Kecuali kamu hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongannya," tegas Ganjar.

Berdasarkan data survei Poltracking Indonesia pada April 2026, peta elektabilitas partai politik saat ini menunjukkan Partai Gerindra masih memimpin di posisi teratas.

Elektabilitas Partai Politik April 2026
Partai PolitikElektabilitas (%)
Partai Gerindra26,1
PDI Perjuangan15,4
Partai Golkar9,0
PKB8,1
PKS5,9
Partai Demokrat5,6
Partai NasDem5,5
PAN2,0

Artikel terkait

Rekomendasi