Pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 resmi dibuka mulai Kamis, 23 April 2026 hingga 26 April 2026 di Hall B JICC Senayan, Jakarta Selatan, untuk memfasilitasi para pelancong yang ingin memperbarui peralatan selam serta aktivitas luar ruang.
Acara tahunan ini menghadirkan berbagai jenama penyedia perlengkapan olahraga air dan petualangan dengan penawaran harga khusus. Dilansir dari Detik Travel, pameran ini mematok harga tiket masuk sebesar Rp 50 ribu per hari atau Rp 150 ribu untuk tiket terusan selama empat hari.
Pendiri DXI, Dharmawan Sutanto, menjelaskan bahwa ajang ini tidak hanya berfungsi sebagai bursa jual beli perangkat teknis, tetapi juga menjadi wadah edukasi dan rekreasi keluarga melalui penyediaan berbagai fasilitas pendukung di lokasi acara.
"Kita tidak hanya sekedar pameran peralatan menyelam dan outdoor saja, tapi juga menawarkan ragam zona interaktif, atraksi outdoor, workshop, talk show bersama para ahli, test riding hingga ada kids area. Yang pasti juga bisa berburu ragam diskon peralatan selam dan outdoor hingga 70%," kata Dharmawan Sutanto, Founder DXI.
Pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya memperkuat citra Indonesia sebagai pusat wisata berbasis alam di kancah internasional. Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menyoroti besarnya kontribusi wisata alam terhadap kunjungan wisatawan mancanegara.
"Ini adalah support yang luar biasa kepada sektor wisata, karena kita tahu bahwa Indonesia ini kekayaannya adalah wisata alam. Terbukti bahwa wisatawan yang datang ke Indonesia, 75% itu memilih untuk berwisata, yaitu wisata alam, di mana 65% itu lainnya mereka memilih untuk berwisata bahari. Jadi luar biasa sekali, jadi terima kasih untuk Deep Extreme ini yang menggelenggarakan pameran ini yang tentu semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata berbasis alam dan juga berbasis budaya," kata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turut hadir secara langsung untuk membuka gelaran tersebut. Ia menekankan pentingnya integrasi antara pembangunan fisik dengan pengembangan sektor pariwisata untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.
"Jadi kami ingin memberikan dukungan penuh sinergi dan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga seperti ini. Jadi kalau ini bisa kita kawinkan, kita perkuat menggunakan pendekatan infrastruktur dan konektivitas tadi, fisik maupun digital, saya rasa kita akan semakin memiliki destinasi bahari wisata yang membanggakan dan memiliki dampak ekonomi yang signifikan," kata Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Berdasarkan pengamatan di lokasi pameran, tersedia berbagai perlengkapan dengan harga kompetitif seperti kacamata renang mulai Rp 100 ribuan dan alat snorkeling ratusan ribu rupiah. Pengunjung juga dapat menemukan baju selam serta peralatan menyelam lengkap lainnya selama periode pameran berlangsung.