PAM Jaya Sediakan Fasilitas Air Minum Gratis di Kawasan Blok M

PAM Jaya Sediakan Fasilitas Air Minum Gratis di Kawasan Blok M
Foto: Ilustrasi PAM Jaya Sediakan Fasilitas Air Minum Gratis di Kawasan Blok M.

PAM Jaya berencana menyediakan fasilitas air minum siap konsumsi melalui perangkat pemurni air di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5/2026). Langkah ini diambil untuk memberikan akses air bersih gratis di titik keramaian dengan mobilitas warga yang tinggi di ibu kota.

Penyediaan infrastruktur ini, sebagaimana dilansir dari Megapolitan, merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan kepada publik. Lokasi dengan konsentrasi aktivitas warga menjadi prioritas utama dalam penempatan unit layanan air siap minum tersebut.

"Saat ini, memang kami mendorong di tempat-tempat yang sifatnya itu ada kerumunan, salah satunya Blok M yang saat ini sudah kami capture," kata Syahrul Hasan, Direktur Operasional PAM Jaya.

Syahrul menjelaskan bahwa air yang tersedia dipasok langsung melalui jaringan pipa milik PAM Jaya, bukan menggunakan sistem isi ulang galon. Mekanisme ini memastikan layanan air minum dapat diakses oleh masyarakat secara terus-menerus selama 24 jam penuh.

Meskipun program ini terus diperluas, perusahaan mengakui adanya sejumlah hambatan dalam proses instalasi di lapangan. Kendala teknis terkait integrasi pipa dengan estetika lokasi menjadi perhatian utama dalam pemasangan unit di berbagai titik baru.

"Kami sekarang sudah mendorong sebenarnya ke banyak tempat, tapi memang kadangkala kami memiliki tantangan, kaitannya dengan estetika di satu tempat, karena harus ada piping (perpipaan) yang kami lakukan. Hal-hal teknis ini menjadi PR bersama," ungkap Syahrul Hasan, Direktur Operasional PAM Jaya.

Program ini juga menjadi instrumen pengembangan bisnis bagi PAM Jaya yang saat ini mencatatkan cakupan layanan perpipaan sebesar 81,79 persen di Jakarta. Perusahaan menetapkan target ambisius untuk mencapai cakupan 100 persen pada tahun 2029 mendatang.

Guna mencapai target tersebut, infrastruktur perpipaan yang ada akan terus ditambah secara signifikan. Jaringan pipa yang saat ini membentang sepanjang 12.838 kilometer direncanakan meluas hingga 19.234 kilometer dalam tiga tahun ke depan.

"Nanti di tahun 2029, target kami di angka 19.234 kilometer (panjang pipa). Tahun 2029 akan menjadi dua juta pelanggan dan kapasitas yang terbesar 23.138 liter per detik," tutur Syahrul Hasan, Direktur Operasional PAM Jaya.

Peningkatan kapasitas produksi dan perluasan jaringan ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan dua juta pelanggan di masa depan. Saat ini, fasilitas serupa telah beroperasi di sejumlah lokasi strategis seperti Balai Kota DKI Jakarta, gedung DPRD, dan beberapa halte Transjakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi