Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way secara situasional di Jalur Puncak, Bogor, pada Kamis, 14 Mei 2026. Langkah ini diambil guna mengurai lonjakan volume kendaraan wisatawan yang menuju kawasan pegunungan tersebut selama periode libur panjang.
Peningkatan arus lalu lintas di kawasan wisata Puncak tercatat mencapai angka 18 persen jika dibandingkan dengan akhir pekan biasa, sebagaimana dilansir dari Moladin. Hingga Kamis siang, terdapat sekitar 10 ribu kendaraan asal Jakarta yang melintasi Gerbang Tol Ciawi untuk menuju arah atas.
Kepadatan kendaraan terpantau menumpuk pada sejumlah titik krusial, di antaranya Simpang Gadog, Megamendung, Pasir Muncang, hingga Pasar Cisarua. Untuk menangani hal tersebut, petugas memprioritaskan arus kendaraan dari arah Jakarta pada pagi hari, kemudian mengubah prioritas untuk arus turun menuju Jakarta pada siang hingga sore hari.
Skema rekayasa lalu lintas ini diperkirakan terus berlangsung selama periode libur panjang tanggal 14 hingga 17 Mei 2026. Meskipun terdapat acuan jadwal rutin, petugas di lapangan menekankan bahwa penerapan sistem satu arah tetap bergantung sepenuhnya pada dinamika kepadatan volume kendaraan secara riil.
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa akses menuju Puncak sempat mengalami penutupan sementara pada Kamis siang saat pemberlakuan prioritas arus turun ke arah Gadog. Para pengendara yang berangkat pada waktu menjelang siang berpotensi tertahan hingga proses rekayasa lalu lintas selesai dilakukan oleh petugas Satlantas Polres Bogor.
Selain fokus pada Jalur Puncak, aparat kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada kawasan wisata Sentul yang menjadi jalur alternatif wisatawan. Selama periode libur panjang ini, aturan ganjil genap di Jalur Puncak dilaporkan tidak diberlakukan agar petugas dapat fokus pada pengaturan arus melalui skema satu arah.