One Global Capital Gelar World Roadshow 2026, Incar Investor Kakap di Asia dan Indonesia

One Global Capital Gelar World Roadshow 2026, Incar Investor Kakap di Asia dan Indonesia
Foto: One Global Capital Gelar World Roadshow 2026, Incar Investor Kakap di Asia dan Indonesia. (Illustration by Pexels)

One Global Capital bersiap menggelar acara internasional bertajuk "One Global Capital 2026 World Roadshow" di berbagai kota besar di Indonesia. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Juni 2026 ini bertujuan untuk memperluas edukasi serta memperkuat jaringan bisnis global bagi para investor dan profesional tanah air.

Mengusung tema utama "Think Global, Grow Global", acara ini akan mengulas mendalam mengenai pasar properti di Australia hingga tren ekonomi dunia. Para peserta dapat memperoleh informasi strategis terkait peluang bisnis, diversifikasi aset lintas negara, serta informasi penting mengenai migrasi internasional.

Fokus Utama dan Pentingnya Ekspansi Global

Iwan Sunito, selaku Chairman dan Group CEO One Global Capital, menyoroti dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan fluktuasi nilai tukar saat ini. Kondisi tersebut mendorong masyarakat Indonesia untuk lebih proaktif dalam mencari peluang investasi yang menawarkan stabilitas di pasar internasional.

Menurut Iwan, banyak keluarga dan pelaku usaha kini tidak hanya mengejar pertumbuhan modal semata, tetapi juga akses konektivitas global yang lebih luas. Australia dipilih sebagai fokus utama karena reputasinya dalam hal kepastian hukum, kualitas pendidikan, serta stabilitas ekonomi jangka panjang.

Beberapa topik utama yang akan dibahas dalam rangkaian acara ini meliputi:

  • Analisis mendalam mengenai perkembangan ekonomi terbaru di Australia.
  • Strategi efektif dalam melakukan diversifikasi aset di luar negeri.
  • Peluang ekspansi bisnis lintas negara dan akses pendidikan internasional.
  • Informasi komprehensif mengenai jalur residensi dan proses migrasi ke Australia.

Setelah merampungkan agenda di Indonesia, One Global Capital berencana membawa rangkaian roadshow ini ke negara lain. Lokasi tujuan berikutnya mencakup pusat bisnis dunia seperti Singapura, China, Hong Kong, Vietnam, hingga Amerika Serikat.

Tim Ahli dan Target Pertumbuhan Perusahaan

Dalam kegiatan ini, Iwan Sunito akan didampingi oleh Samuel Sunito yang menjabat sebagai Director of Capital One Global Capital. Samuel berperan penting dalam merumuskan strategi pertumbuhan perusahaan serta mengelola hubungan dengan para investor global.

Pelaksanaan di Indonesia sendiri akan dikelola oleh Bambang Irawan dan Philip Yang sebagai Joint Managing Vice President. Selain itu, Herman Suwito turut bergabung dalam tim sebagai koordinator agen nasional untuk memastikan kelancaran distribusi informasi di seluruh wilayah.

Untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai relokasi, acara ini menghadirkan Philip Au, seorang agen migrasi resmi Australia yang berpengalaman lebih dari 20 tahun. Kehadirannya bertujuan membantu peserta memahami prosedur visa bisnis dan migrasi secara legal dan tepat.

Berikut adalah ringkasan target bisnis dan proyek utama One Global Capital:

Kategori Target Nilai / Nama Proyek
Target Asset Under Management (AUM) Menembus AUD 1 miliar sebelum akhir 2026
Nilai Pengembangan (Pipeline) Target peningkatan hingga lebih dari AUD 6 miliar
Proyek Properti Unggulan The Grand Eastlakes Sydney, One Global Resorts, One Macquarie Park

Data di atas menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengembangkan portofolio properti berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah melalui inovasi. Strategi ini difokuskan pada identifikasi aset yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi di masa depan.

Edukasi sebagai Prioritas Utama

Meski memaparkan banyak peluang, Iwan Sunito menegaskan bahwa seluruh rangkaian roadshow ini bersifat edukatif dan sebagai sarana berjejaring. Ia mengingatkan para peserta agar tetap mencari saran profesional independen sebelum mengambil keputusan terkait keuangan, hukum, maupun migrasi.

Iwan menutup penjelasannya dengan rasa optimisme terhadap potensi besar yang dimiliki oleh para investor dan pengusaha asal Indonesia. Ia meyakini bahwa komunitas bisnis di Indonesia telah cukup matang untuk bersaing dan menjadi bagian dari gelombang pertumbuhan ekonomi global mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi