Oki Ramadhana dan Laksono Widodo Dikabarkan Pimpin INA

Oki Ramadhana dan Laksono Widodo Dikabarkan Pimpin INA
Foto: Ilustrasi Oki Ramadhana dan Laksono Widodo Dikabarkan Pimpin INA.

Oki Ramadhana dikabarkan akan menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Investment Authority (INA) didampingi Laksono Widodo sebagai Chief Investment Officer (CIO) pada Jumat (15/5), menurut laporan yang dilansir dari Investasi.

Kabar penunjukan dua tokoh tersebut menandai babak baru bagi pengelolaan Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia di tengah proses transisi kepemimpinan yang sedang berlangsung secara formal. Penunjukan ini juga memengaruhi peta persaingan calon pimpinan di institusi keuangan lain.

Pihak internal INA mengonfirmasi bahwa saat ini lembaga tersebut sedang menjalankan pergantian jajaran direksi sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kepastian mengenai struktur baru ini akan diumumkan setelah seluruh tahapan administrasi rampung.

"Informasi lebih lanjut mengenai pengangkatan tersebut akan disampaikan setelah proses formal selesai secara resmi," tulis VP Corporate Communication INA Putri Diantia, dalam keterangan resmi.

Sebelum muncul kabar pengangkatan di INA, Oki Ramadhana dan Laksono Widodo merupakan kandidat potensial untuk posisi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan berpindahnya fokus kedua nama tersebut ke INA, kandidat kuat untuk kursi nomor satu di BEI kini mengarah pada Jeffrey Hendrik dan Fifi Virgantria.

Proses seleksi untuk jajaran direksi BEI sendiri telah memasuki tahap uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan sejak awal pekan ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertindak sebagai pengawas dalam proses seleksi yang direncanakan berlanjut hingga pekan depan.

Meski namanya disebut dalam pengisian jabatan strategis tersebut, Laksono Widodo masih membatasi pemberian pernyataan terkait posisi barunya di INA.

"KONTAN sudah mengkonfirmasi kabar kepada Laksono, tetapi dia masih enggan untuk berkomentar lebih banyak," lapor Investasi mengenai respons singkat calon CIO tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, belum memberikan keterangan resmi mengenai kelanjutan seleksi di BEI setelah kabar bergabungnya Oki dan Laksono ke INA tersiar luas.

Artikel terkait

Rekomendasi