OJK Dorong Industri Penjaminan Perluas Diversifikasi Produk Nonkredit

OJK Dorong Industri Penjaminan Perluas Diversifikasi Produk Nonkredit
Foto: Ilustrasi OJK Dorong Industri Penjaminan Perluas Diversifikasi Produk Nonkredit.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pelaku industri penjaminan untuk memperluas portofolio bisnis mereka melalui pengembangan produk di luar sektor kredit dan pembiayaan. Langkah ini diperlukan karena sektor tersebut dinilai masih sangat mendominasi lini bisnis industri saat ini, seperti dilansir dari Investortrust.

OJK melihat adanya ruang yang cukup lebar bagi perusahaan penjaminan untuk menghadirkan variasi layanan baru. Diversifikasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan peran industri dalam menyokong aktivitas ekonomi nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, perusahaan penjaminan sebenarnya memiliki ruang yang cukup luas untuk mengembangkan berbagai produk penjaminan lainnya.

ÔÇ£Seperti penjaminan pengadaan barang dan jasa, kontra bank garansi, maupun pembelian angsuran,ÔÇØ ujarnya, dalam jawaban tertulis, dikutip Senin (18/5/2026).

Namun, beberapa produk penjaminan baru tersebut memiliki karakteristik tersendiri, termasuk tenor yang relatif pendek. Selain itu, kompleksitas underlying transaction yang lebih tinggi menuntut ketelitian yang lebih besar dari perusahaan penjaminan.

ÔÇ£Oleh karena itu, setiap produk tetap harus didasarkan pada prinsip kehati-hatian dan analisis kelayakan penjaminan yang memadai,ÔÇØ katanya.

Dukungan Regulasi dan Penguatan Tata Kelola

Guna merealisasikan target perluasan pasar tersebut, OJK berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui aspek regulasi. Otoritas akan mempermudah proses perizinan produk penjaminan baru yang diajukan oleh pelaku industri.

Tidak hanya memberikan kemudahan izin, OJK juga akan memperketat pengawasan terhadap jalannya usaha dan strategi pemasaran produk yang telah beroperasi. Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas industri keuangan tetap sehat.

ÔÇ£OJK juga mendorong perusahaan penjaminan untuk terus meningkatkan kapasitas manajemen risiko dan inovasi produk agar potensi berbagai lini penjaminan dapat lebih optimal dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pembiayaan nasional,ÔÇØ ucap Ogi.

Artikel terkait

Rekomendasi