NASA Gunakan Baju Oranye untuk Misi Artemis II Demi Keamanan

NASA Gunakan Baju Oranye untuk Misi Artemis II Demi Keamanan
Foto: Ilustrasi NASA Gunakan Baju Oranye untuk Misi Artemis II Demi Keamanan.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menetapkan penggunaan baju luar angkasa berwarna oranye untuk awak misi Artemis II yang dijadwalkan terbang menuju Bulan pada tahun 2026. Keputusan ini diambil untuk memastikan para astronaut memiliki visibilitas tinggi apabila terjadi pendaratan darurat di wilayah perairan.

Pemilihan warna spesifik ini, yang dikenal sebagai 'oranye internasional' dengan kode \#FF4F00, bertujuan mempermudah identifikasi awak kapal di tengah luasnya samudra. Dilansir dari Detik iNET, penggunaan warna yang kontras dengan biru laut menjadi faktor krusial dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

Penggunaan warna oranye bukan merupakan standar sejak awal sejarah eksplorasi ruang angkasa. Pada era program Mercury, baju astronaut berwarna metalik dari nilon berlapis aluminium untuk fungsi pengendalian termal, sebelum akhirnya berubah menjadi putih pada misi Gemini dan Apollo karena pergantian bahan isolasi.

Perubahan signifikan terjadi pasca tragedi meledaknya pesawat ulang-alik Challenger pada tahun 1986 yang menewaskan tujuh kru. Sejak insiden tersebut, NASA mulai mewajibkan pemakaian baju peluncuran berwarna oranye guna meningkatkan peluang keselamatan kru dalam skenario darurat saat lepas landas atau pendaratan.

Meskipun perusahaan swasta seperti SpaceX menggunakan warna putih dan Boeing Starliner menggunakan warna biru, NASA tetap konsisten dengan oranye internasional untuk program Artemis. Hal ini didasarkan pada desain pesawat Orion yang memiliki sistem pembatalan untuk menjauhkan astronaut dari roket jika terjadi anomali.

Skenario pendaratan darurat pesawat Orion diproyeksikan akan jatuh di berbagai titik perairan, mulai dari Samudra Atlantik di dekat Irlandia, Inggris, Spanyol, dan Maroko, hingga Samudra Pasifik. Mengingat semua skenario tersebut melibatkan area laut, penggunaan warna oranye dianggap sebagai prosedur standar keamanan yang paling efektif bagi keselamatan para astronaut.

Artikel terkait

Rekomendasi