Museum NTB Luncurkan Program Jelajah Malam Agustus 2026

Museum NTB Luncurkan Program Jelajah Malam Agustus 2026
Foto: Ilustrasi Museum NTB Luncurkan Program Jelajah Malam Agustus 2026.

Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) berencana memperkenalkan konsep jelajah museum malam hari atau Night at the Museum untuk menarik minat generasi muda pada Agustus 2026 mendatang. Program ini bertujuan menggeser citra museum dari lembaga formal menjadi tempat wisata sejarah yang lebih santai dan interaktif.

Inovasi ini dilansir dari Detik Travel sebagai upaya pengelola dalam mendekatkan institusi kebudayaan kepada masyarakat luas. Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pembenahan menyeluruh pada fasilitas pendukung di area pameran maupun taman luar ruangan.

"Kami lagi perbaiki semuanya untuk program itu dari sisi outdoor (taman) hingga indoor (ruang pameran)," kata Nuralam, dilansir dari Antara, Rabu (22/4/2026).

Proses renovasi tersebut meliputi pengaturan ulang tata letak koleksi artefak agar lebih rapi serta penambahan koleksi baru untuk memperkaya informasi sejarah bagi pengunjung. Selain itu, kualitas sistem pencahayaan ditingkatkan guna menonjolkan detail setiap koleksi sekaligus menciptakan suasana yang nyaman.

Fasilitas di area terbuka juga tidak luput dari pembenahan dengan pemasangan kursi-kursi di taman serta pengaturan lampu dekoratif agar area luar museum terlihat lebih hidup. Fokus pengerjaan fisik pada ruang pameran hingga taman ini dijadwalkan berlangsung sepanjang periode April hingga Mei 2026.

"Pada April-Mei, kami melakukan pengerjaan terkait penataan ruang pameran hingga taman," ucap Nuralam.

Program jelajah malam ini nantinya akan diintegrasikan dalam agenda tahunan Museum Begawe dengan jam operasional khusus hingga pukul 22.00 Wita selama tiga hari. Selain pameran tetap, pengunjung dapat menikmati acara pendukung seperti pemutaran film dokumenter dan ruang diskusi bagi berbagai komunitas lokal.

Pengelola juga membuka kesempatan bagi pemuda setempat untuk bergabung sebagai relawan agar dapat mempelajari manajemen kegiatan besar serta mekanisme kerja internal museum secara langsung. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru mengenai sektor permuseuman dan pelestarian budaya.

"Kami berharap anak-anak muda bisa memiliki perspektif tentang budaya, terkhusus permuseuman melalui night at the museum dan Museum Begawe," tutur Nuralam.

Berdasarkan data kunjungan, minat masyarakat terhadap Museum NTB menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 44.443 pengunjung, meningkat dari jumlah kunjungan tahun 2024 yang mencapai 42.723 orang.

Artikel terkait

Rekomendasi