PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.D.I.Y. Indonesia meluncurkan fasilitas Waste Station di Stasiun MRT Blok M, Jakarta, pada Jumat (24/4/2026). Langkah kolaboratif bersama Rekosistem ini bertujuan memperluas akses pengelolaan sampah bagi masyarakat di salah satu pusat mobilitas utama ibu kota.
Penyediaan fasilitas ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga dalam memilah limbah secara bertanggung jawab tepat di hulu, sebagaimana dilansir dari Lestari. Pemilihan lokasi didasarkan pada posisi strategis Stasiun MRT Blok M yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi umum lainnya.
Chief Financial Officer MR. D.I.Y Indonesia, Rika Juniaty Tanzil, menjelaskan bahwa area tersebut merupakan titik temu dengan intensitas pergerakan warga yang sangat padat di Jakarta.
"Karena kami lihat MRT Blok M itu merupakan salah satu hub transit yang mobilitasnya paling tinggi di Jakarta. Ada MRT, ada Transjakarta, ada stasiun bus, kemudian juga beberapa kawasan komersial di dalam satu titik," ujar Rika Juniaty Tanzil, Chief Financial Officer MR. D.I.Y Indonesia.
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan yang sebelumnya telah menjalankan program Recycle Drop Box di puluhan gerai. Pada tahun 2026, pihak manajemen berencana mengekspansi berbagai gerakan pelestarian lingkungan termasuk aksi pembersihan sampah dan penanaman pohon.
"Tentunya di 2026 kami akan terus melanjutkan dan memperluas inisiatif-inisiatif seperti ini. Jadi kami akan fokus inisiatif gerakan aksi bersih-bersih, pengelolaan pembuangan sampah yang jauh lebih baik lagi, kemudian juga penanaman pohon bersama dengan masyarakat setempat dan juga mitra berkelanjutan," tutur Rika Juniaty Tanzil, Chief Financial Officer MR. D.I.Y Indonesia.
Berdasarkan data operasional tahun 2025, MR.D.I.Y. mencatat pengumpulan total 2.445 kg sampah yang bersumber dari kotak penampungan di toko serta aksi bersih pantai di Sulawesi Selatan. Selain itu, perusahaan telah mengolah 84 ton limbah karton untuk kebutuhan logistik internal.
Chief Operating Officer sekaligus Co-Founder Rekosistem, Joshua Valentino, menekankan pentingnya ketersediaan fasilitas fisik di ruang publik untuk mempermudah proses daur ulang dibandingkan pemilahan mandiri di rumah.
"Dengan memilah, kadang-kadang mungkin terdemotivasi ketika 'yah kok sampahnya dicampur lagi' gitu kan. Nah sebetulnya dengan adanya MR.D.I.Y ini aksesnya makin banyak, enggak ada lagi tuh alasan 'yah kok dicampur lagi' karena bisa mampir ke toko terdekat terus ditaruh dan dapat didaur ulang," ucap Joshua Valentino, Chief Operating Officer sekaligus Co-Founder Rekosistem.
Masyarakat yang menyetorkan sampah ke Waste Station tersebut dapat memperoleh insentif berupa poin digital melalui aplikasi. Poin tersebut nantinya bisa dikonversi menjadi saldo dompet elektronik sebagai apresiasi atas partisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.