Menyeimbangkan antara kesibukan akademik yang padat dan organisasi bukan perkara mudah bagi seorang mahasiswa. Namun, Mohammad Taqi Fabwaz Nabili membuktikan bahwa komitmen tinggi mampu membawa seorang mahasiswa menuju puncak prestasi tertinggi di kampusnya.
Selama menempuh studi di Universitas Brawijaya (UB), Mohammad Taqi Fabwaz Nabili sangat aktif menjadi asisten dosen (asdos) untuk 13 mata kuliah (matkul) yang berbeda. Luar biasanya, kesibukan yang menyita waktu tersebut tetap membuatnya bisa mengamankan predikat sebagai wisudawan terbaik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UB periode XVI TA 2025/2026.
Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK Taqi mencapai angka yang sangat mengesankan, yaitu 3,95. Adapun ia berhasil menyelesaikan perkuliahan S1 Prodi Ilmu Aktuaria hanya dalam tujuh semester saja, atau dalam waktu tepat 3 tahun 4 bulan 14 hari. Menurut Taqi, perannya sebagai asdos dan keaktifannya di organisasi tidak hanya membantu memahami materi, tetapi juga melatih kedisiplinan serta manajemen waktu.
Tantangan Menjaga Nilai Akademik
Namun, perjalanan tersebut tentu tidak dilalui tanpa hambatan yang berarti. Tak dipungkiri ada momen-momen berat di mana ia harus berjuang ekstra keras demi menjaga nilai IPK sekaligus mengejar kelulusan ujian penyetaraan aktuaris tingkat awal.