Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan Kota Depok ketika satu unit mobil berwarna merah terperosok ke dalam lubang septic tank pada Kamis, 23 April 2026. Peristiwa ini dipicu oleh amblasnya lantai parkiran yang berada tepat di samping teras rumah pemilik kendaraan.
Lokasi kejadian tersebut berada di Jalan Al Barokah, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos. Dilansir dari Megapolitan, kendaraan tersebut jatuh ke lubang dengan kedalaman mencapai lebih dari tiga meter.
Kondisi mobil dilaporkan dalam posisi menungging dengan bagian roda depan yang menggantung di udara. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok segera menuju lokasi setelah mendapatkan laporan dari warga pada pukul 13.30 WIB.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Damkar Depok, Denny Romulo Hutauruk, menjelaskan bahwa tim di lapangan harus mengedepankan kehati-hatian. Hal ini dikarenakan akses menuju lokasi di area permukiman tergolong terbatas bagi kendaraan besar.
"Kami menyiapkan sarana prasarana dan menentukan peralatan yang paling efektif. Evakuasi dilakukan dengan cara menarik mobil menggunakan tali yang dikaitkan ke katrol manual," ujar Denny.
Sebanyak tujuh personel diterjunkan untuk menangani insiden ini dengan dukungan dua unit mobil operasional. Proses pengangkatan kendaraan dilakukan secara bertahap menggunakan sistem katrol manual guna meminimalisir risiko kerusakan pada badan mobil.
Petugas menarik kendaraan sedikit demi sedikit agar tidak terjadi gesekan keras dengan dinding lubang septic tank. Upaya penyelamatan ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang datang untuk melihat proses evakuasi secara langsung.
Penyebab Lantai Parkiran Amblas
Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Tepat pada pukul 14.00 WIB, mobil merah tersebut berhasil diangkat kembali ke permukaan tanah dalam kondisi yang aman tanpa kendala tambahan.
"Evakuasi dinyatakan selesai dengan aman dan petugas telah kembali ke kantor," kata Denny.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa insiden ini dipicu oleh struktur penutup septic tank yang tidak cukup kuat menahan beban kendaraan. Lantai parkiran yang dibangun di atasnya tidak dirancang untuk menumpu bobot mobil secara permanen.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan kekuatan konstruksi, terutama pada area yang digunakan sebagai lahan parkir. Penggunaan material yang tidak sesuai standar teknis berisiko menyebabkan struktur amblas saat diberikan beban berat.