Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan perombakan besar-besaran di internal kementeriannya akibat rendahnya realisasi pembangunan proyek Sekolah Rakyat yang dinilai setengah mangkrak pada Jumat, 22 Mei 2026.
Dilansir dari Detik Finance, progres pembangunan 93 Sekolah Rakyat per 20 Mei 2026 baru mencapai kisaran 58-59 persen. Padahal, proyek ini ditargetkan siap digunakan menjelang tahun ajaran baru pada Juli 2026.
Dody Hanggodo mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja jajaran Kementerian PU yang dianggap melakukan tindakan tidak terpuji pada tahap awal pembangunan proyek tersebut.
"Sayangnya, teman-teman saya di Kementerian PU pikirannya lain. Masih mencoba melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak terpuji di awal-awal pembangunan Sekolah Rakyat, sehingga kemudian proyek ini boleh saya bilang setengah mangkrak," sebut Dody, Menteri PU.
Keterlambatan ini berdampak langsung pada pencopotan sejumlah pejabat dari tingkat Eselon I hingga Kepala Balai demi mempercepat penyelesaian target di lapangan.
"Harus diakui memang pembangunannya agak di luar prakiraan saya sebetulnya. Karena, dengan komposisi profesional di Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, seharusnya keterlambatan seperti sekarang ini seharusnya tidak boleh terjadi. Tapi yang sudah ya sudah lah. Sebagai akibat ini beberapa orang harus saya berhentikan," jelas Dody, Menteri PU.
Menurut Dody, kendala teknis yang menghambat proyek seharusnya dapat diatasi sejak awal tahun. Namun, arahan dan solusi yang ia berikan kerap diabaikan oleh bawahannya.
"Saya harus turun langsung untuk memantau, bukan hanya memantau tapi memberikan solusi lainnya.Solusi yang kadang-kadang oleh teman-teman itu belum atau tidak pernah dipikirkan. Sebetulnya sih solusi-solusi ini sudah pernah saya sampaikan cuman mungkin waktu itu dikiranya mungkin sambil bercanda sehingga tidak pernah diindahkan," papar Dody, Menteri PU.
Ia juga menyoroti adanya ketidaksesuaian jadwal pada kontrak pembangunan yang melampaui tenggat waktu dari instruksi Presiden Prabowo Subianto.
"Adik-adik (siswa sekolah) harus masuk di tahun ajaran baru, which is kapan? Juli 2026. Berarti kan bangunan harus siap di Juni 2026. Tapi apa, kontrak pembangunannya itu ada yang selesai di Juli. Bahkan ada selesai di Oktober," sebut Dody, Menteri PU.
Sejumlah wilayah seperti Singkawang, Cilacap, Dharmasraya, Lombok Utara, dan Brebes tercatat memiliki progres pembangunan terendah, meskipun Menteri PU tetap meyakini 88 sekolah akan selesai pada Juni 2026.