Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Sedianya, keberangkatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (21/5/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Purbaya saat ditemui para awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026).
"Ngak jadi, he-he-he.... Belum saatnya mungkin," kata Purbaya.
Alasan rinci mengenai pembatalan tersebut tidak dijelaskan oleh Purbaya, namun ia menegaskan bahwa hal ini sama sekali tidak berkaitan dengan situasi perekonomian.
"Nggak-nggak, belum rezekinya," ujar Purbaya.
Pembatalan keberangkatan menuju Tanah Suci ini ternyata tidak hanya dialami oleh dirinya sendiri, melainkan juga menimpa seluruh anggota keluarganya. Kendati demikian, Purbaya tetap memelihara sikap optimis untuk bisa kembali mengagendakan ibadah tersebut tahun depan.
"Ya sedih, sedih, nggak sedih lah. Tahun depan lah naik hajinya," ujar Purbaya.
Ia pun mengharapkan dukungan moral agar rencana keberangkatan pada musim haji berikutnya dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
"Doain tahun depan nggak batal lagi," lanjut Purbaya.
Sebelum keputusan pembatalan ini mencuat, Purbaya sempat mengutarakan rencana untuk menjalankan ibadah haji dengan durasi sekitar 10 hari.
"Kamis (tanggal 21 Mei) kalau ngga ada halangan. (Selama) 10 hari," kata Purbaya.
Rencana awal tersebut sebelumnya diungkapkan oleh Menkeu seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026).