Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, bertindak sebagai khatib sekaligus imam Salat Idul Adha 1447 H di ITB Kampus Ganesha pada Rabu (27/5/2026). Dilansir dari Media Indonesia, ibadah ini dihadiri oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, jajaran civitas akademika, serta masyarakat umum.
Dalam khotbahnya, Prof. Brian menyampaikan bahwa Idul Adha bertujuan membangunkan hati manusia di tengah kesibukan dunia. Manusia diingatkan untuk senantiasa menjaga keikhlasan serta ketakwaan di hadapan Tuhan.
"Momen ini menjadi pengingat agar manusia senantiasa mempersiapkan kepulangannya kepada Allah dengan menjaga keikhlasan, ketakwaan dan kepedulian kepada sesama," tutur Prof. Brian Yuliarto, Mendiktisaintek.
Mendiktisaintek juga berpesan agar masyarakat tidak menyakiti sesama manusia. Hari Raya Kurban menjadi simbol kesediaan umat untuk menyerahkan hal terbaik yang mereka miliki kepada Tuhan.
"Tingkatan tertinggi seorang manusia bukan diukur dari karier tertinggi ataupun harta yang banyak, melainkan dari kemampuan untuk memberi sebanyak-banyaknya, menyerahkan sebagian hartanya dan berbagi kepada sesama," jelas Prof. Brian Yuliarto, Mendiktisaintek.
Prof. Brian menambahkan bahwa penguasaan teknologi saja tidak cukup untuk menentukan kemajuan suatu bangsa. Menurutnya, sebuah negara yang maju juga harus mampu menghadirkan keadilan dan ilmu pengetahuan yang tumbuh bersama kepedulian sosial.
Setelah pelaksanaan ibadah usai, Rektor ITB menggelar kegiatan silaturahmi bersama dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di Wisma Ganesha ITB, Bandung. Momentum ini dimanfaatkan oleh pihak kampus untuk mempererat hubungan kekerabatan antar-sivitas akademika.
Salah seorang mahasiswa Magister Desain FSRD ITB asal Yogyakarta, Aisyah, turut menghadiri acara silaturahmi tersebut. Ia menyatakan kebahagiaannya karena bisa berkumpul dengan sesama mahasiswa perantauan dan jajaran pimpinan kampus.
ÔÇ£Meski tidak mudik, di kegiatan ini saya bisa bertemu teman-teman mahasiswa dan para pimpinan. Suasananya hangat dan bisa makan bersama,ÔÇØ ungkap Aisyah, Mahasiswa Magister Desain FSRD ITB.
Rangkaian kegiatan ini menjadi perwujudan komitmen ITB dalam memperkuat kolaborasi dan kepedulian sosial. Melalui momen Idul Adha, institusi pendidikan ini menekankan pentingnya ilmu pengetahuan yang berjalan selaras dengan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.