Malaysia mengukuhkan posisi sebagai destinasi utama di Asia Tenggara dengan mencatat 10,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara selama kuartal pertama tahun 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pencapaian ini menempatkan Malaysia di urutan pertama, melampaui Thailand yang turun ke posisi kedua dengan 9,3 juta kunjungan. Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Travel, kunjungan ke Thailand mengalami penurunan sekitar 2,3 persen pada periode Januari hingga Maret 2026.
Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Tiong King Sing mengungkapkan bahwa arus kedatangan pelancong tetap menunjukkan tren positif di tengah ketidakstabilan situasi global. Kondisi di Timur Tengah tidak menghalangi pertumbuhan sektor pariwisata secara keseluruhan.
"Meskipun terjadi penurunan jumlah wisatawan dari Timur Tengah, terdapat sedikit peningkatan jumlah wisatawan yang datang dari negara-negara Asia dan Eropa" kata Tiong King Sing, Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya.
Vietnam berada di peringkat ketiga dengan total 6,76 juta wisatawan asing pada kuartal pertama 2026. Pertumbuhan sektor pariwisata Vietnam tercatat paling signifikan di antara tiga besar dengan kenaikan mencapai 12 persen.
Keunggulan kompetitif Malaysia didorong oleh kebijakan visa yang fleksibel serta pengembangan infrastruktur yang masif. Negara bagian Johor menjadi kontributor utama dengan menyambut 12 juta wisatawan dan menghasilkan penerimaan sebesar RM 42,48 miliar.
Ketua Komite Persatuan Negara Bagian, Budaya dan Warisan, K. Raven Kumar, menginisiasi kampanye Visit Johor 2026 untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ini. Pemerintah daerah menyiapkan ratusan agenda internasional guna menarik minat pengunjung global.
"Meskipun terjadi penurunan jumlah wisatawan dari Timur Tengah, terdapat sedikit peningkatan jumlah wisatawan yang datang dari negara-negara Asia dan Eropa" kata Tiong King Sing, Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya.
Singapura tetap menjadi pasar sumber wisatawan terbesar bagi Johor, diikuti oleh peningkatan kunjungan dari Indonesia, China, dan India. Sebanyak 16 titik masuk jalur darat, udara, dan laut telah disiapkan melalui koordinasi dengan Tourism Malaysia.
Fokus pengembangan wisata Johor kini mencakup perluasan sektor kebun binatang, situs warisan, hingga ekowisata. Lokasi seperti Kampung Sungai Melayu, Taman Negara Tanjung Piai, dan Taman Negara Gunung Ledang menjadi destinasi unggulan untuk menarik lebih banyak pelancong.