Mahasiswi IPB Berusia 18 Tahun Berangkat Haji Bersama Orang Tua

Mahasiswi IPB Berusia 18 Tahun Berangkat Haji Bersama Orang Tua
Foto: Ilustrasi Mahasiswi IPB Berusia 18 Tahun Berangkat Haji Bersama Orang Tua.

Fairuz Aisyah Fadhilah, seorang mahasiswi berusia 18 tahun dari kloter 17 embarkasi Medan, tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi pada Senin (11/5/2026). Kedatangannya untuk menunaikan ibadah haji merupakan hasil pendaftaran yang dilakukan orang tuanya sejak 13 tahun lalu.

Sebagaimana dilansir dari Cahaya, Fairuz mengenang momen ketika dirinya pertama kali didaftarkan sebagai calon jamaah haji saat masih kanak-kanak. Persiapan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan keberangkatannya ke Tanah Suci pada tahun ini.

"Saat itu masih duduk di bangku TK. Saya masih ingat banget, pulang sekolah pakai jilbab pink dan daftar haji," kata Fairuz Aisyah Fadhilah.

Mahasiswi semester dua di Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut mengaku baru menyadari sepenuhnya makna ibadah haji seiring pertambahan usianya. Putri dari pasangan Frida Ramadhini Harahap dan Zulfahmi Fithri ini memandang haji sebagai bentuk penyempurnaan kewajiban agama.

"Haji itu rukun Islam yang kelima, untuk menyempurnakan agama," katanya.

Meski memiliki jadwal perkuliahan yang padat, Fairuz tetap mengutamakan persiapan keberangkatan dengan mengurus perizinan kampus dan mengikuti bimbingan manasik. Sebagian besar kegiatan manasik dijalankannya secara daring agar tidak mengganggu studi di IPB.

Rasa syukur mendalam dirasakan oleh Fairuz karena berkesempatan berangkat bersama kedua orang tuanya di usia yang relatif muda. Ia telah menyiapkan doa khusus bagi kesehatan dan keberkahan rezeki bagi ayah dan ibunya sebagai bentuk terima kasih.

"Murah rezeki juga, terima kasih sudah mendaftarkan saya berhaji," kata Fairuz haru.

Fairuz juga memberikan pesan kepada rekan-rekan generasinya untuk menanamkan niat berhaji sejak dini. Menurutnya, kesiapan fisik dan finansial menjadi pondasi penting bagi anak muda yang ingin memenuhi panggilan ibadah ke Baitullah.

"Teman-teman yang fisiknya kuat, rezekinya ada, niatnya juga harus ditanamkan dan harus paham dari pondasinya, semoga semuanya berkesempatan daftar haji," katanya.

Artikel terkait

Rekomendasi