Arief Wibisono (25), seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang sempat dilaporkan hilang kontak di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan pada Senin (11/5/2026).
Operasi pencarian dimulai setelah pihak berwenang menerima laporan mengenai pendaki yang tersesat di jalur pendakian via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengonfirmasi bahwa personel penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan koordinasi dengan unsur terkait yang sudah bersiaga di lapangan.
"Tim rescue Kantor SAR Bandung diberangkatkan untuk melaksanakan asesmen dan pencarian bersama unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi," kata Ade.
Ade menjelaskan bahwa Arief mendaki bersama dua rekannya pada Minggu (10/5/2026) pukul 07.45 WIB dan mencapai Puncak Mega pukul 12.00 WIB, namun ia terpisah saat perjalanan turun karena berjalan lebih dahulu.
"Pencarian mandiri bersama ranger basecamp sempat dilakukan pada Sabtu dan hingga pukul 22.00 WIB, namun korban belum ditemukan," katanya.
Kabar penemuan mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan angkatan 2024 tersebut pertama kali dibagikan oleh relawan pencari melalui media sosial.
"Alhamdullilah terimakasih team SAR gabungan korban hilang di Gunung puntang sudah di ketemukan dgn selamatketemukan selamat," tulis pemilik akun Instagram @darmanto_wanadri_96.
Humas ITB, Lala Arief, juga memberikan konfirmasi resmi mengenai penemuan mahasiswa tersebut di kawasan Leuweung Malang oleh warga setempat.
"Alhamdulilah, Arif sudah ditemukan dengan selamat. Ditemukan di Leuweung Malang, ditemukan oleh warga," kata Lala.
Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Asep Dedi, menyatakan bahwa penyisiran dilakukan karena korban diduga keluar dari jalur pendakian resmi yang telah ditentukan.
"Alhamdulillah sudah ketemu dalam kondisi sehat (selamat)," ujar Asep.
Pihak kepolisian menyebutkan lokasi penemuan berada sekitar 8 kilometer dari posisi awal pendakian di Basecamp Pasir Kuda.
"Iya, keluar jalur awal masuk. Jaraknya dari Basecamp Pasir Kuda ke tempat penemuan sekitar 8 kilometer," katanya.
Petugas kemudian mengevakuasi Arief untuk mendapatkan perawatan medis serta waktu pemulihan kondisi fisik setelah tersesat di area hutan tersebut.
"Mahasiswa masih dibawa ke tempat yang aman dulu," pungkasnya.