Kawasan Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan sejak resmi beroperasi untuk umum pada April 2026. Antusiasme masyarakat yang tinggi menyebabkan fasilitas pendukung seperti area parkir di ruang publik tersebut mulai kewalahan.
Kepala Dinas Pertamanan dan Kehutanan Jakarta, Fajar Sauri, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengambil langkah darurat untuk mengatasi keterbatasan lahan parkir. Penambahan ruang parkir dilakukan dengan memanfaatkan area di sekitar lokasi taman guna menampung kendaraan roda dua, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
"Parkir sudah kita buka lagi di lahan Pavilion Merah, motor-motor kita arahkan masuk. Walaupun jumlahnya memang melebihi kapasitas karena antusias pengunjung tinggi," ujar Fajar Sauri, Kepala Dinas Pertamanan dan Kehutanan Jakarta.
Fajar menjelaskan bahwa pola kunjungan masyarakat terbagi dalam dua waktu berbeda dengan karakteristik kegiatan yang beragam. Kelompok keluarga cenderung meramaikan taman pada sore hari untuk memanfaatkan fasilitas bermain anak dan interaksi dengan satwa di area terbuka tersebut.
"Yang membawa keluarga itu menikmati pertunjukan air mancur serta suasana taman yang lebih hidup hingga malam hari," kata Fajar Sauri.
Integrasi kawasan hijau ini merupakan hasil penggabungan tiga taman yang sebelumnya terpisah, yakni Taman Leuser, Taman Langsat, dan Taman Ayodya. Ketiga lokasi ini sempat ditutup total sepanjang tahun 2025 untuk menjalani proses revitalisasi menyeluruh sebelum akhirnya disatukan.
Data kunjungan sepanjang April 2026 menunjukkan tren peningkatan mingguan yang konsisten pada ketiga area tersebut. Taman Langsat tercatat sebagai lokasi yang paling diminati warga dengan lonjakan drastis pada pekan terakhir bulan tersebut.
| Lokasi Taman | Minggu 1 | Minggu 2 | Minggu 3 | Minggu 4 |
|---|---|---|---|---|
| Taman Leuser | 89 | 63 | 120 | 198 |
| Taman Ayodya | 199 | 197 | 278 | 287 |
| Taman Langsat | 1.267 | 286 | 689 | 3.085 |
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya telah meresmikan kawasan ini pada 15 Maret 2026 dengan dihadiri oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Proyek ini bertujuan menyediakan ruang publik yang dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat Jakarta.
"Alhamdulillah Taman Bendera Pusaka ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Kawasan ini kini dilengkapi dengan jembatan penghubung serta terowongan bawah tanah untuk mempermudah mobilisasi pengunjung antar area. Fasilitas tersebut menghubungkan area Taman Langsat dan Taman Ayodya tanpa harus keluar dari lingkungan hijau tersebut.