Gangguan Jaringan Batam-Sumatera Padamkan Listrik di Aceh hingga Riau

Gangguan Jaringan Batam-Sumatera Padamkan Listrik di Aceh hingga Riau
Foto: Ilustrasi Gangguan Jaringan Batam-Sumatera Padamkan Listrik di Aceh hingga Riau.

Aliran listrik di sejumlah provinsi Pulau Sumatera mengalami pemadaman total akibat gangguan sistem pada Jumat (22/5) sejak pukul 18.45 WIB. Kondisi gelap gulita ini melanda wilayah Aceh hingga Sumatera Bagian Tengah dan Utara, termasuk Provinsi Riau.

Dampak pemadaman di Pekanbaru membuat bangunan gelap dan rambu lalu lintas mati, memicu keluhan warga karena cuaca panas. Media Center Riau melaporkan pemadaman juga terjadi di Kabupaten Siak, Kampar, dan Pelalawan, serta melumpuhkan jaringan telekomunikasi internet.

Manager Komunikasi Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan mengonfirmasi bahwa pengecekan menyeluruh tengah dilakukan oleh tim teknis PLN di lapangan. Pihak PLN saat ini masih mendata total beban listrik yang padam.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Info sementara pukul 18:44 WIB Sistem Sumatera Bagian Utara - Sumatera Bagian Tengah Terpisah dan Sumatra Bagian Utara padam total. Beban padam masih didata," kata I Komang Gede Sastrawan dalam keterangan tertulis.

Guna menelusuri penyebab kendala operasional tersebut, petugas dikerahkan untuk memeriksa seluruh jaringan. Manajemen mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan situasi melalui saluran resmi perusahaan.

"Mohon maaf bapak/ibu. Info sementara padam meluas adanya gangguan sistem sumatera bagian tengah dan sumatera bagian utara," tambah I Komang Gede Sastrawan.

"Saat ini tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan, sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi," jelas I Komang Gede Sastrawan melalui siaran pers.

Masyarakat diminta untuk tidak panik selama proses pemulihan berlangsung. PLN berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada publik.

"PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Informasi perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123," ucap I Komang Gede Sastrawan.

Sementara itu, warga Pekanbaru bernama Habib mengeluhkan gangguan ini karena memutus aktivitas kerja seteleh ibadah magrib. Kekesalan serupa disampaikan Nita karena mengganggu konsentrasi belajar anaknya yang bersiap menghadapi ujian sekolah.

"Listrik padam usai saya salat magrib. Lingkungan di RT kami gelap gulita, entah kapan listrik kembali hidup," cetus Habib.

"Anak saya kelas 6 SD, besok ujian sekolah, bagaimana mau fokus belajar kalau listrik padam," ujar Nita.

Keluhan juga datang dari Sunan yang merasa terisolasi akibat hilangnya sinyal seluler. Warga lain bernama Abdul Hadi turut mengutarakan kekecewaannya karena kendala akses digital ini membuat pelaporan lewat aplikasi resmi terhambat.

"Sudah satu jam lebih listrik padam total, dan yang paling menyebalkan, jaringan internet juga ikut-ikutan hilang," keluh Sunan.

"PLN tidak bisa memberikan kepastian kapan listrik akan menyala lagi. Anak-anak kami terganggu belajarnya. Kalau hanya mengandalkan lampu senter, baterainya juga ada batasnya. Mau lapor di aplikasi PLN Mobile jaringan internetnya juga lemot," kata Abdul Hadi.

Di wilayah paling barat, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyatakan pemadaman di kawasannya juga dipicu masalah serupa. Dilansir dari Antara, ratusan personel dikerahkan tanpa henti untuk memulihkan stabilitas pasokan listrik.

"Kami saat ini terus berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memastikan terkait penyebab dari gangguan suplai listrik di Aceh," kata Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN UID Aceh, Lukman Hakim.

Para petugas teknis diklaim tengah mengupayakan penormalan aliran listrik secepat mungkin. Langkah penanganan ini disebut menjadi prioritas utama pelayanan PLN di Provinsi Aceh.

"Saat ini tim terus bekerja maksimal di lapangan guna menormalkan kembali aliran listrik," kata Lukman Hakim.

"Mohon doa dari seluruh masyarakat, tim terus berupaya melakukan penormalan dan kami pastikan listrik akan normal kembali," tutur Lukman Hakim.

Artikel terkait

Rekomendasi