KRL Tabrak Mobil Listrik Green SM di Perlintasan Bekasi Timur

KRL Tabrak Mobil Listrik Green SM di Perlintasan Bekasi Timur
Foto: Ilustrasi KRL Tabrak Mobil Listrik Green SM di Perlintasan Bekasi Timur.

Satu unit mobil listrik VinFast milik armada Green SM mengalami kecelakaan setelah mogok di perlintasan kereta api Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 85 Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur, pada Senin, 27 Mei 2026. Insiden ini memicu tabrakan beruntun yang melibatkan KRL jurusan Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek.

Kecelakaan bermula saat mobil taksi hijau tersebut terhenti di tengah rel dan kemudian dihantam KRL yang melintas hingga terseret sejauh 100 meter, sebagaimana dilansir dari Suara. Pengemudi dilaporkan selamat karena berhasil keluar sebelum tabrakan terjadi, sementara posisi KRL yang terhenti kemudian ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek dari arah belakang.

Kendaraan yang terlibat diidentifikasi sebagai VinFast VF e34, sebuah SUV listrik kompak dengan tenaga 147 hp dan baterai 42 kWh. Mobil ini memiliki daya jelajah hingga 300 kilometer dan merupakan unit utama yang digunakan Green SM untuk layanan taksi listrik di Indonesia.

Pihak manajemen operasional memberikan tanggapan resmi terkait insiden yang melibatkan unit armada mereka di area Bekasi tersebut. Perusahaan menyatakan telah melakukan koordinasi intensif dengan otoritas terkait untuk proses penanganan lebih lanjut.

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," tulis Green SM dalam pernyataannya.

Perusahaan menegaskan komitmen mereka untuk bersikap kooperatif selama masa penyelidikan berlangsung guna mengungkap penyebab pasti gangguan teknis pada kendaraan tersebut.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung." tulis Green SM.

Melalui keterangan tertulis yang sama, manajemen menekankan bahwa standar prosedur keselamatan kerja tetap menjadi landasan utama dalam pengoperasian taksi listrik mereka di lapangan.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," lanjut pernyataan tersebut.

Hingga saat ini, proses investigasi masih berjalan untuk memastikan kronologi detail dan penyebab mobil tersebut mogok di jalur aktif kereta api.

Artikel terkait

Rekomendasi