Aksesibilitas menuju kawasan Jakarta International Stadium kini semakin mudah melalui penyediaan layanan KRL Commuter Line yang terhubung langsung ke area stadion di Jakarta Utara pada Senin (18/5/2026).
Integrasi transportasi massal ini diproyeksikan mampu mengubah pola mobilitas warga, terutama dalam mengurai kepadatan lalu lintas saat penyelenggaraan acara besar, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa keberadaan jalur kereta ini memangkas ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan pribadi menuju stadion.
"Maka konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Peningkatan konektivitas antarmoda tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam menghadirkan sarana transportasi yang lebih cepat dan efisien bagi warga.
"Ini di JIS sekarang sudah ada KRL, bahkan KRL sudah berhenti di JIS, minggu-minggu ini akan saya resmikan," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Selain meresmikan stasiun baru tersebut, Pemerintah Pemprov DKI Jakarta juga mengkaji perluasan jaringan transportasi berupa pembangunan jalur Light Rail Transit dari Ancol menuju Pantai Indah Kapuk.
Sementara itu, pengembangan kawasan stadion juga diarahkan sebagai pusat pariwisata olahraga dan ekonomi kreatif berskala global.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyamakan potensi pengembangan kawasan ini dengan beberapa stadion besar di Eropa.
"Kita belajar bagaimana sebuah stadion bisa hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, hiburan, dan menjadi kebanggaan warga. JIS punya potensi besar ke arah sana," ujar Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Melalui masuknya jaringan kereta ini, area stadion kini resmi mengemban peran ganda sebagai ikon olahraga sekaligus simpul baru pergerakan publik.