Kreator Konten Ubah Marka Jalan Tebet Jadi Karakter Pac Man

Kreator Konten Ubah Marka Jalan Tebet Jadi Karakter Pac Man
Foto: Ilustrasi Kreator Konten Ubah Marka Jalan Tebet Jadi Karakter Pac Man.

Seorang kreator konten bernama Ijoel bersama lima rekannya mengubah tampilan marka jalan di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, menjadi karakter gim Pac-Man pada Maret 2026. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas publik yang mulai memudar dan luput dari perhatian pihak otoritas terkait.

Inisiatif ini menarik perhatian luas masyarakat setelah visual zebra cross yang seolah sedang melahap titik-titik di aspal tersebut viral di media sosial. Sebagaimana dilansir dari Otomotif, gerakan ini bermula dari keresahan terhadap kondisi lalu lintas dan lingkungan di Jakarta.

Ijoel menyatakan bahwa tindakan yang ia lakukan bersama timnya mendapat respons yang sangat besar, baik di internet maupun melalui pemberitaan media massa konvensional.

"Kalau melihat dari selanjutnya viral itu, ya, banyak masuk media. Mungkin 90 persen yang kita lihat itu positif. Positif, ya, bahkan cuma dua persen atau cuma dikit bangetlah pokoknya yang membahas soal-soal itu," ujar Ijoel, Kreator Konten.

Pengerjaan pengecatan dilakukan secara mandiri oleh warga meskipun mereka menyadari bahwa pemeliharaan infrastruktur jalan secara legal bukan merupakan tanggung jawab masyarakat sipil. Namun, kondisi zebra cross yang sudah tidak layak di area padat tersebut dinilai membahayakan keselamatan pejalan kaki.

"Pertama, kalau dibilang bukan kewenangan, memang bukan kewenangan warga, ya. Kita kan orang sipil istilahnya," ucap Ijoel, Kreator Konten.

Ijoel menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan titik sibuk bagi lalu-lalang warga, sehingga perbaikan marka jalan dianggap mendesak untuk segera dieksekusi. Ia memilih bergerak cepat dibandingkan harus menunggu proses birokrasi yang memakan waktu lama sementara risiko kecelakaan terus mengintai.

"Karena sudah geregetan di situ, yang mana kita biasa lakuin itu, ya sudah, kita eksekusi ajalah daripada lama nunggu. Terus juga orang makin bahaya, orang lalu-lalang," tambah Ijoel, Kreator Konten.

Proses modifikasi marka jalan ini dilakukan pada dini hari saat libur Lebaran untuk meminimalisir gangguan lalu lintas. Ijoel menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan riset teknis dengan menggunakan cat semprot yang cepat kering serta memasang pembatas jalan selama pengerjaan berlangsung agar tidak membahayakan pengendara.

"Di atas 90 persen positif dan kepakai kok zebra cross-nya, gitu," pungkas Ijoel, Kreator Konten.

Hingga Selasa (31/3/2026), zebra cross bermotif Pac-Man tersebut dilaporkan masih terlihat di Jalan Dr. Soepomo meskipun sempat muncul isu mengenai penghapusan marka jalan tersebut oleh pihak berwenang.

Artikel terkait

Rekomendasi