KPK Telusuri Aliran Dana Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan

KPK Telusuri Aliran Dana Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan
Foto: Ilustrasi KPK Telusuri Aliran Dana Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pendalaman terhadap peran Mukhtaruddin Ashraff Abu selaku Komisaris PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) terkait dugaan aliran dana perusahaan yang dikendalikan oleh istrinya, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, pada Rabu (29/4/2026).

Penyidik lembaga antirasuah tersebut fokus menelusuri bagaimana posisi Ashraff dalam manajemen perusahaan keluarga tersebut saat memenangkan berbagai proyek jasa outsourcing di sejumlah kedinasan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dilansir dari Nasional, proses pemeriksaan ini bertujuan untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak di PT RNB dalam mengelola uang hasil pembayaran kontrak pemerintah daerah.

"Peran-perannya seperti apa termasuk juga berkaitan dengan dugaan aliran uang karena perusahaan RNB ini ketika memenangkan proyek pengadaan jasa outsourcing maka ada pembayaran dari para dinas, nah pembayaran ini kan kemudian juga uangnya dikelola oleh para pihak-pihak di PT RNB ini di bawah kendali dari bupati," kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.

Pihak penyidik juga menemukan indikasi kuat adanya campur tangan langsung dari Fadia Arafiq dalam menentukan pemenang tender di lingkungan pemerintahannya. Intervensi tersebut diduga dilakukan secara sistematis untuk memastikan perusahaan milik keluarganya mendapatkan kontrak meskipun terdapat penawaran lain yang lebih kompetitif.

"Karena ada dugaan intervensi yang dilakukan oleh pihak bupati sehingga bisa memenangkan perusahaan keluarga ini, meskipun misalnya nilai penawarannya lebih tinggi," ujar Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.

Mukhtaruddin Ashraff Abu yang juga merupakan anggota DPR RI memenuhi panggilan penyidik di Gedung Merah Putih, Jakarta, sekitar pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan terhadap saksi tersebut berlangsung selama hampir lima jam hingga sore hari.

"Saksi sudah tiba di gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, sekitar pukul 10.00 WIB," kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.

Setelah merampungkan sesi tanya jawab dengan tim penyidik pada pukul 14.56 WIB, suami Bupati Pekalongan tersebut meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan apapun kepada media. Sepanjang perjalanan menuju kendaraan, Ashraff yang mengenakan jaket hitam hanya merespons pertanyaan wartawan dengan mengepalkan tangan di balik masker.

Berdasarkan data penyidikan, PT RNB diduga mendominasi pengadaan barang dan jasa di 17 perangkat daerah, 3 RSUD, dan 1 kecamatan di Pekalongan sepanjang tahun 2025. Dari total transaksi senilai Rp46 miliar yang masuk ke rekening perusahaan, hanya Rp22 miliar yang dialokasikan untuk gaji pegawai, sementara sisanya diduga mengalir ke lingkaran keluarga Bupati.

Data Keuangan PT Raja Nusantara Berjaya (2023-2026)
Deskripsi TransaksiNilai (Rupiah)
Total Transaksi Masuk dari Kontrak Pemkab46 Miliar
Pembayaran Gaji Pegawai Outsourcing22 Miliar
Aliran Dana ke Keluarga Bupati19 Miliar

Fadia Arafiq kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani masa penahanan sejak Maret 2026. Ia dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atas dugaan benturan kepentingan dalam pengadaan dan penerimaan gratifikasi.

Artikel terkait

Rekomendasi