Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Robby Kurniawan, staf ahli Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, guna mendalami dugaan penerimaan fee proyek pembangunan jalur kereta di Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) pada Selasa (5/5/2026).
Pemeriksaan saksi yang berlangsung di Gedung Merah Putih Jakarta tersebut ditujukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka Sudewo, mantan Anggota Komisi V DPR yang kini menjabat Bupati Pati nonaktif. Dilansir dari Nasional, penyidik menelusuri aliran dana dari pihak swasta yang diduga mengalir ke kantong tersangka.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan mengenai fokus materi pemeriksaan terhadap staf ahli Menhub tersebut dalam kaitannya dengan dugaan aliran dana proyek.
"Penyidik mendalami terkait dugaan penerimaan fee proyek untuk tersangka Saudara SDW (Sudewo) dan juga Saudara saksi," kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.
Tim penyidik juga mengonfirmasi adanya upaya pengaturan pemenang lelang dalam pengerjaan proyek-proyek di lingkup DJKA Kemenhub. Hal ini mencakup interaksi antara penyelenggara negara dengan para vendor penyedia barang dan jasa.
"Penyidik mendalami terkait dugaan pengkondisian para penyedia barang dan jasa atau vendor-vendor yang akan mengerjakan proyek di DJKA," ujar Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.
Budi menambahkan bahwa rangkaian pemeriksaan ini masih akan terus berkembang dengan memanggil pihak-pihak lain. Langkah ini diambil untuk memperkuat bukti-bukti yang telah dikantongi tim penyidik sebelumnya.
"Tentu ini juga masih akan dibutuhkan kembali bagi penyidik untuk melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi lainnya untuk melengkapi keterangan-keterangan yang sudah diberikan, baik dari saksi hari ini ataupun saksi-saksi sebelumnya," ujar Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.
Sebelumnya, lembaga antirasuah ini juga telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap Sudewo dalam kapasitasnya sebagai tersangka pada 29 April 2026. Fokus pemeriksaan tersebut menyasar pada peran Sudewo dalam mengondisikan pengadaan proyek saat masih duduk di bangku parlemen.
"Penyidik mendalami peran dan dugaan keterlibatan saudara SDW (Sudewo) dalam pengkondisian pengadaan di DJKA termasuk juga saudara SDW didalami terkait dengan dugaan penerimaan fee proyek dari para pihak swasta," kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.
Proses pendalaman materi ini merupakan bagian dari upaya maraton yang dilakukan penyidik untuk membedah mekanisme internal di DJKA. Penyelidikan mencakup koordinasi antara pihak swasta dan pejabat publik dalam proses lelang.
"Sebelumnya, penyidik maraton melakukan pemeriksaan baik pihak-pihak di DJKA maupun pihak dari swasta ya, pendalaman terkait dengan proses mekanisme pengadaan barang dan jasa di lingkup DJKA," ujar Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.
Saat ini Sudewo tengah menghadapi jeratan hukum ganda setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Selain kasus suap proyek jalur kereta api di DJKA Kemenhub, ia juga terjerat kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa.