Korean Air Larang Pengangkutan Ayam dari Amerika Serikat ke Filipina

Korean Air Larang Pengangkutan Ayam dari Amerika Serikat ke Filipina
Foto: Ilustrasi Korean Air Larang Pengangkutan Ayam dari Amerika Serikat ke Filipina.

Maskapai Korean Air secara resmi menghentikan pengangkutan ayam jantan dalam penerbangan dari Amerika Serikat menuju Filipina untuk menekan praktik adu hewan. Kebijakan ini diambil menyusul popularitas sabung ayam di Filipina yang melibatkan perputaran uang dalam jumlah besar setiap harinya.

Dilansir dari Detik Travel, larangan tersebut berdampak langsung pada pasokan unggas berkualitas yang selama ini didominasi oleh peternak dari Amerika Serikat. Para peternak di Filipina mengakui ketergantungan mereka pada bibit unggas asal Negeri Paman Sam tersebut untuk menunjang industri mereka.

Eduardo Eugenio, seorang peternak yang mengelola ratusan ekor ayam di Tagum, memberikan pandangannya mengenai kualitas unggas dari Amerika Serikat. Penutupan jalur impor ini dinilai akan membawa perubahan signifikan bagi para pelaku usaha di sektor tersebut.

"Tidak ada yang mengalahkan AS dalam urusan memperbanyak kualitas bibit," ujar Eugenio yang mengelola peternakan dengan kapasitas 300 ekor ayam di Tagum, dikutip dari The Straits Times, Minggu (3/5/2026).

Pihak maskapai memberikan konfirmasi resmi mengenai kebijakan baru ini pada Sabtu (2/5). Penangguhan pengiriman berlaku untuk ayam jantan dari berbagai kategori usia khusus pada rute yang menghubungkan Amerika Serikat dan Filipina.

"Korean Air berkomitmen pada pengangkutan hewan hidup yang aman dan sah, sesuai dengan hukum serta peraturan yang berlaku," pernyataan maskapai.

Meskipun pihak maskapai tidak menyebutkan secara eksplisit mengenai kaitan kebijakan tersebut dengan aktivitas adu ayam, kelompok advokasi hewan menyambut baik langkah ini. Mereka menganggap keputusan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan hewan secara global.

Jana Sevilla, juru bicara PETA di Filipina, menyatakan apresiasinya terhadap langkah berani yang diambil oleh manajemen maskapai asal Korea Selatan tersebut.

"Kami sangat berharap maskapai lain akan mengikuti jejak ini. Kami mengapresiasi langkah Korean Air," kata dia.

Kelompok Animal Wellness Action sebelumnya melaporkan bahwa terdapat praktik pengiriman burung aduan yang dilakukan dengan menyamarkan identitas pengirim sebagai peternak biasa. Dengan adanya larangan ini, diharapkan distribusi ayam untuk kepentingan pertarungan dapat diminimalisir melalui jalur udara resmi.

Artikel terkait

Rekomendasi