Koperasi Desa Merah Putih Dongkrak Pendapatan Desa Rp 1,4 Miliar

Koperasi Desa Merah Putih Dongkrak Pendapatan Desa Rp 1,4 Miliar
Foto: Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih Dongkrak Pendapatan Desa Rp 1,4 Miliar.

Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diproyeksikan mampu memberikan tambahan pendapatan bersih bagi setiap desa dengan rata-rata sebesar Rp 1,4 miliar per tahun. Program ekonomi berskala nasional ini diperkirakan akan mencatatkan total omzet sebesar Rp 1.093 triliun pada tahun pertama operasional penuh.

Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto, menjelaskan bahwa potensi laba bersih nasional bisa mencapai Rp 87,44 triliun setelah dikurangi biaya operasional dan porsi operator BUMN. Data ini dilansir dari Money berdasarkan tren pembangunan gerai yang masif hingga April 2026.

"Jika laba tersebut didistribusikan ke 60.000 unit KDKMP, maka setiap desa berpotensi memperoleh tambahan pendapatan bersih rata-rata sebesar Rp 1,4 miliar per tahun. Ini adalah lompatan ekonomi yang sangat signifikan bagi desa," kata Suroto.

Suroto menambahkan bahwa progres pembangunan fisik gerai menunjukkan akselerasi yang cepat sejak dideklarasikan satu tahun lalu. Per 17 April 2026, tercatat 5.376 gerai telah terbangun, 25.749 gerai dalam tahap pembangunan, dan 33.312 lokasi lahan telah terverifikasi oleh tim pelaksana.

"Bahkan, hingga November 2026, jumlahnya diproyeksikan menembus kisaran 60.000 gerai. Ini bukan sekadar angka, melainkan indikasi kuat KDKMP tengah bergerak menuju skala nasional yang masif," ungkap Suroto.

Penguasaan aset oleh masyarakat akan meningkat drastis seiring berjalannya operasional 60.000 gerai tersebut di seluruh penjuru Indonesia. Total aktiva tetap yang berasal dari negara diprediksi mencapai Rp 180 triliun, atau setara Rp 3 miliar untuk setiap unit koperasi di tingkat desa.

"Ini merupakan redistribusi kepemilikan ekonomi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Suroto.

Sektor ritel dan distribusi barang bersubsidi seperti beras SPHP, LPG 3 kg, pupuk, serta minyak goreng menjadi motor utama pendapatan. Selain itu, optimalisasi Unit Simpan Pinjam (USP) melalui penyaluran kredit program pemerintah turut memperkuat struktur keuangan lembaga ini.

"Ketika penyaluran kredit program seperti KUR yang selama ini disubsidi pemerintah melalui perbankan dialihkan dan dioptimalkan melalui USP KDKMP, maka potensi outstanding kredit dapat mencapai Rp 450 triliun per tahun," ucap Suroto.

Dampak ekonomi dari KDKMP juga diharapkan memberikan efek pengganda pada indikator makro nasional. Program ini menjadi instrumen untuk menekan angka kemiskinan, menurunkan pengangguran, serta menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.

"Lebih dari itu, KDKMP merupakan instrumen konkret untuk mewujudkan demokrasi ekonomi sebagaimana diamanatkan konstitusi, sekaligus mempercepat terwujudnya kemakmuran rakyat," ungkap Suroto.

Suroto juga menyoroti keraguan beberapa pihak saat awal peluncuran program melalui Instruksi Presiden Nomor 9 dan 17 Tahun 2025. Namun, capaian fisik dan rekrutmen tenaga kerja saat ini dinilai telah memberikan jawaban atas skeptisisme tersebut.

"Sebuah gerbayng besar yang mengantarkan bangsa Indonesia menuju kedaulatan ekonomi, keadilan sosial, dan kemakmuran yang merata," ungkap Suroto.

Dari sisi ketenagakerjaan, KDKMP diproyeksikan menyerap 1,02 juta tenaga kerja langsung jika target 60.000 gerai terpenuhi. Saat ini, proses rekrutmen 30.000 manajer sedang berlangsung melalui Badan Pengatur BUMN untuk ditempatkan pada posisi strategis manajerial.

"Dengan demikian, KDKMP tidak hanya menjadi instrumen ekonomi, tetapi juga mesin penciptaan lapangan kerja dalam skala besar," ungkap Suroto.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengonfirmasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap program rekrutmen manajer di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Hingga Senin, 20 April 2026, jumlah pelamar telah menembus angka ratusan ribu orang.

ÔÇ£Ini yang daftar banyak jadi kadang-kadang hang apa namanya website-nya itu. Jadi yang sudah daftar totalnya 383.830,ÔÇØ kata Zulkifli Hasan di Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi