Konektivitas Utara Jakarta Meningkat Melalui Operasional Stasiun KRL JIS

Konektivitas Utara Jakarta Meningkat Melalui Operasional Stasiun KRL JIS
Foto: Ilustrasi Konektivitas Utara Jakarta Meningkat Melalui Operasional Stasiun KRL JIS.

Akses transportasi publik menuju Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara segera mengalami peningkatan signifikan. Infrastruktur penghubung antara stasiun KRL JIS dengan jembatan penyeberangan orang tujuan Ancol kini telah selesai dibangun, seperti dilansir dari Megapolitan.

Fasilitas penunjang berupa tangga penghubung, pagar pembatas besi, hingga struktur atap bernuansa abu-abu sudah berdiri rapi. Saat ini, fokus pengerjaan terpusat pada area peron penumpang agar fasilitas tersebut siap digunakan dalam waktu dekat.

Sejumlah pekerja masih menyelesaikan pengecatan lantai peron yang berwarna abu-abu, di bawah naungan tiang penyangga berkelir hijau. Pada area di atas peron, tampak dua bangunan ruangan terpisah yang masing-masing dicat dengan warna oranye mencolok dan abu-abu.

Kehadiran moda transportasi massal ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar yang menilai keberadaan KRL akan sangat membantu mobilitas. Fasilitas ini diyakini mampu mempermudah pergerakan massa saat stadion menggelar berbagai acara besar.

"Istilahnya kita kalau ada acara di JIS, dari mana-mana kalau ada bola atau apa gitu, untuk acara-acara event-event yang lain bisa membantu banget KRL itu. Dari daerah bisa kan langsung ke sini gitu," kata Ani saat ditemui Kompas.com di sekitar lokasi, Senin.

Bagi penduduk kawasan Tanjung Priok, rute baru ini memangkas waktu tempuh menuju stasiun transit utama. Sebelumnya, warga wilayah Warakas harus menuju stasiun yang letaknya lebih jauh untuk bepergian keluar kota.

"Biasanya aku ke (Stasiun Jakarta) Kota. Dari sini kita naik, langsung ke Kota kan kita bisa juga ya. Atau kalau mau pulang kampung kan ke Senen dulu, dari sini langsung ke Senen bisa kan. Enak, jadi bisa membantu juga," tutur dia.

Selain kemudahan akses harian, keberadaan stasiun ini diharapkan mampu menghidupkan atmosfer olahraga di stadion berskala internasional tersebut. Ketersediaan transportasi publik yang mumpuni menjadi kunci utama penyelenggaraan laga sepak bola.

"Harapannya, yang pasti, Persija jadi lebih sering main di sini. Sebelumnya kan yang sering jadi pertimbangan di JIS itu aksesnya yang orang billing susah," kata dia saat ditemui Kompas.com, Senin.

Rencana Peresmian dan Pengembangan Jaringan LRT

Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta menjanjikan peresmian operasional stasiun dilakukan setelah seluruh sistem perjalanan Commuter Line terkoneksi sempurna. Kereta dipastikan akan langsung berhenti di kawasan stadion untuk melayani penumpang.

ÔÇ£Ini di JIS sekarang sudah ada KRL, bahkan KRL sudah berhenti di JIS, minggu-minggu ini akan saya resmikan,ÔÇØ ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Barat, Senin.

Integrasi rute KRL ini sengaja dirancang demi mengurai potensi kemacetan parah di jalan raya sekitar stadion saat ada konser musik atau pertandingan. Pengunjung didorong memanfaatkan angkutan umum massal daripada membawa kendaraan roda empat pribadi.

ÔÇ£Maka konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik,ÔÇØ kata dia.

Sebagai langkah jangka panjang, jajaran pemerintah juga tengah mengkaji perluasan koridor Light Rail Transit (LRT) yang membentang dari wilayah Ancol menuju Pantai Indah Kapuk (PIK). Proyek perluasan ini dinilai esensial untuk memperkuat integrasi antarmoda di kawasan utara Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi