Peningkatan status Polda Metro Jaya menjadi Polda tipe A+ dinilai sebagai langkah yang wajar oleh pengamat kepolisian sekaligus mantan Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, pada Sabtu (16/5/2026). Perubahan status ini membawa konsekuensi pada peningkatan pangkat struktural, anggaran, serta sarana dan prasarana.
"Masuk akal jika Kapoldanya mempunyai pangkat lebih tinggi, serta dilengkapi anggaran, sarana-prasarana, dan SDM yang lebih jika dibandingkan dengan polda-polda lain,ÔÇØ ujar Poengky Indarti.
Kenaikan status ini dilatarbelakangi oleh luas dan kompleksitas wilayah hukum Polda Metro Jaya yang meliputi DKI Jakarta, Depok, Bekasi Kota, Bekasi Kabupaten, Tangerang Selatan, Tangerang Kota, hingga objek vital seperti Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno-Hatta. Dilansir dari Megapolitan, posisi Kapolda Metro Jaya kini dijabat oleh perwira berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen).
"Wilayah hukum Polda Metro Jaya juga sangat luas," kata Poengky Indarti.
Jakarta yang berstatus sebagai ibu kota negara membuat polda ini kerap menjadi pusat berbagai kegiatan besar, mulai dari unjuk rasa skala nasional hingga agenda internasional. Seiring dengan peningkatan status struktural tersebut, kualitas pelayanan publik juga dituntut untuk mengalami peningkatan yang signifikan.
ÔÇ£Jangan sampai tipe naik, pangkat naik, anggaran-sarpras-SDM naik, tapi kualitas biasa-biasa saja, atau malah menurun,ÔÇØ kata Poengky Indarti.
Peningkatan kualitas pelayanan ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat Kepolisian Sektor (Polsek). Penguatan pengawasan di lapangan juga didorong melalui pemanfaatan teknologi untuk para anggota yang bertugas.
ÔÇ£Polisi justru penting melakukan patroli rutin, melengkapi diri dengan body camera dan dashboard camera, menyapa warga masyarakat, serta mencegah kejahatan yang meresahkan masyarakat,ÔÇØ ujar Poengky Indarti.
Evaluasi secara berkala mutlak diperlukan guna memastikan perubahan status ini memberikan dampak nyata pada pelayanan publik. Jika kinerja kepolisian di lapangan terbukti stagnan, penurunan status dapat menjadi opsi yang dipertimbangkan.
ÔÇ£Jika kondisinya stagnan atau justru lebih buruk, maka perlu dipertimbangkan down grade lagi,ÔÇØ kata Poengky Indarti.
Sebelumnya, kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, diumumkan secara resmi melalui akun Instagram Polda Metro Jaya pada Rabu (13/5/2026). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa penyesuaian pangkat bintang tiga ini salah satunya dilakukan untuk menyelaraskan posisi dengan Panglima Kodam Jaya.