Kodim 0623 Cilegon Salurkan Sembako dan Pengobatan Gratis bagi Warga

Kodim 0623 Cilegon Salurkan Sembako dan Pengobatan Gratis bagi Warga
Foto: Ilustrasi Kodim 0623 Cilegon Salurkan Sembako dan Pengobatan Gratis bagi Warga.

Ratusan penduduk Kota Cilegon mendapatkan bantuan bahan pangan pokok serta akses layanan kesehatan tanpa biaya melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan yang diinisiasi Kodim 0623/Cilegon ini bertujuan memitigasi tekanan ekonomi akibat lonjakan harga kebutuhan pokok.

Dilansir dari Kompas, inisiatif tersebut menjadi solusi mendesak bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan. Penyaluran bantuan langsung ini difokuskan untuk meringankan beban finansial rumah tangga di wilayah Banten tersebut.

April, salah satu warga yang hadir dalam agenda sosial tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah nyata TNI di tengah situasi harga komoditas yang melambung tinggi.

"Saya bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini (sembako dan layanan pengobatan gratis)," kata April, warga Cilegon.

Penerima manfaat lainnya, Suhartono, menyatakan bahwa program ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka berkumpul untuk memanfaatkan fasilitas fisik maupun nonfisik yang disediakan.

"Bantuan itu meringankan beban warga di tengah tekanan ekonomi akibat kenaikan sejumlah harga bahan pokok dan komoditas lainnya di Indonesia," ujar Suhartono, warga Cilegon.

Komandan Kodim 0623/Cilegon, Kolonel Inf Iman Buchori, memaparkan bahwa TMMD merupakan instrumen multifungsi yang mencakup pembangunan infrastruktur sekaligus program sosial. Selain pemeriksaan medis gratis, TNI juga menyasar perbaikan fasilitas publik di wilayah sasaran.

"Program TMMD tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi juga mencakup pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah sasaran di masyarakat luas," ujar Iman kepada Jurnalis Suherdi dari KompasTV di Cilegon, Banten.

Pihak militer juga mengonfirmasi pelaksanaan proyek fisik berupa pembangunan jalan dan sistem drainase. Langkah ini diambil untuk memastikan kesejahteraan jangka panjang bagi warga di sekitar lokasi program.

"Untuk sasaran fisik, dilaksanakan pembangunan jalan, pembuatan drainase, serta fasilitas umum lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat," kata Imam, Komandan Kodim 0623/Cilegon.

Imam menambahkan bahwa program ini juga mengintegrasikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) milik masyarakat. Skema TMMD digunakan sebagai jalur distribusi berbagai kebijakan pemerintah pusat maupun daerah agar tepat sasaran.

"TMMD juga menjadi sarana penyaluran berbagai program pemerintah, baik pusat maupun daerah, termasuk bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi warga kurang mampu," ungkap Imam, Komandan Kodim 0623/Cilegon.

Pemanfaatan program ini juga diproyeksikan untuk menguatkan ikatan sosial dan rasa gotong royong antarlembaga. Kolaborasi ini melibatkan personel TNI-Polri dan unsur Pemerintah Kota Cilegon.

"Melalui program ini diharapkan terjalin kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan di Kota Cilegon," kata Imam, Komandan Kodim 0623/Cilegon.

Implementasi kegiatan ini diharapkan mampu memberikan standar hidup yang lebih baik bagi warga terdampak. Penekanan pada solidaritas sosial menjadi poin utama dalam pelaksanaan sinergi lintas instansi tersebut.

"Program TMMD juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat," ujar Imam, Komandan Kodim 0623/Cilegon.

Pihak Kodim menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam merespons kesulitan ekonomi warga.

"Kegiatan ini wujud sinergi antara TNI-Polri, Pemerintah Kota Cilegon, serta masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan," ungkap Imam, Komandan Kodim 0623/Cilegon.

Artikel terkait

Rekomendasi