KNKT Selidiki Kecelakaan Kereta di Bekasi Selama Tiga Bulan

KNKT Selidiki Kecelakaan Kereta di Bekasi Selama Tiga Bulan
Foto: Ilustrasi KNKT Selidiki Kecelakaan Kereta di Bekasi Selama Tiga Bulan.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memperkirakan proses investigasi menyeluruh terkait kecelakaan beruntun yang melibatkan KRL Commuter Line, taksi listrik, dan KA Argo Bromo Anggrek di Kota Bekasi memerlukan waktu hingga tiga bulan.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan bahwa pihaknya masih dalam tahapan mengumpulkan sejumlah data penting. Pengumpulan data ini dilakukan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut secara akurat, seperti dilansir dari Investor Daily.

"Kita berharap kalau semuanya lancar 2-3 bulan," ujar Soerjanto Tjahjono, Ketua KNKT.

Evaluasi mendalam masih terus berjalan di internal tim investigator. Evaluasi tersebut mencakup pemrosesan data-data teknis yang telah diperoleh dari lapangan untuk melengkapi berkas penyelidikan.

ÔÇ£Kita perlu waktu lagi untuk mengevaluasi, ada beberapa data yang masih kita butuhkan dan masih kita olah untuk melengkapi data-data tersebut," kata Soerjanto Tjahjono, Ketua KNKT.

Peristiwa kecelakaan kereta api fatal tersebut sebelumnya dilaporkan terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden bermula ketika sebuah taksi listrik terlibat temperan dengan rangkaian KRL Commuter Line di sebuah perlintasan sebidang.

Kendaraan roda empat itu diduga kuat terjebak di tengah rel sebelum akhirnya dihantam oleh KRL. Benturan keras tersebut kemudian mengganggu posisi rangkaian KRL hingga bersinggungan dengan KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah berlawanan.

Artikel terkait

Rekomendasi