PT Bangun Kosambi Sukses Tbk Raih 28 Persen Target Marketing Sales

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk Raih 28 Persen Target Marketing Sales
Foto: Ilustrasi PT Bangun Kosambi Sukses Tbk Raih 28 Persen Target Marketing Sales.

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatatkan capaian marketing sales sebesar 28 persen dari total target tahunan 2026 pada kuartal pertama tahun ini. Angka tersebut didorong oleh tingginya permintaan kaveling tanah komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2, Minggu (3/5/2026).

Dilansir dari Suara, realisasi penjualan pada awal tahun ini menjadi parameter penting bagi pelaku pasar dalam mengukur kekuatan fundamental perusahaan. Saat ini, harga saham emiten tersebut bertengger di posisi Rp4.630 per lembar di tengah pemulihan minat ekspansi pelaku usaha.

Pertumbuhan kinerja ini dipandang sebagai indikator positif oleh para analis untuk menjaga stabilitas pendapatan hingga semester kedua mendatang. Pihak perseroan mengindikasikan bahwa lahan strategis di kawasan tersebut mulai menunjukkan pemulihan permintaan yang signifikan dari para pebisnis.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menjelaskan bahwa perusahaan tetap konsisten menjalankan strategi monetisasi pada kaveling komersial miliknya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam merespons kebutuhan lahan di lokasi strategis.

"Kami melihat adanya awal pemulihan appetite pelaku usaha untuk mengamankan lahan di lokasi strategis sebagai bagian dari keberlanjutan dan ekspansi usaha ke depan," ujar Steven Kusumo, Presiden Direktur CBDK.

Selain fokus pada penjualan, perusahaan mulai memperkuat basis pendapatan berulang atau recurring income untuk mengurangi ketergantungan pada sektor penjualan properti. Strategi ini dilakukan melalui optimalisasi operasional Nusantara Indonesia Convention Exhibition (NICE) serta rencana pembukaan hotel Hilton Jakarta PIK2.

"Dengan telah beroperasinya NICE, yang merupakan salah satu area MICE terbesar di Indonesia, kami terus mendorong kegiatan MICE berskala nasional dan internasional dapat diselenggarakan di NICE PIK2," tambah Steven Kusumo, Presiden Direktur CBDK.

Posisi saham pada level Rp4.630 per lembar dinilai berada pada fase yang cukup sensitif bagi para investor di pasar modal. Kehati-hatian tetap diperlukan untuk mencermati konsistensi penjualan pada kuartal selanjutnya guna menghindari potensi aksi ambil untung oleh pelaku pasar.

Artikel terkait

Rekomendasi