Polri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Bagi Brigadir Arya Supena

Polri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Bagi Brigadir Arya Supena
Foto: Ilustrasi Polri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Bagi Brigadir Arya Supena.

Institusi Polri secara resmi memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Brigadir Arya Supena menjadi Brigadir Polisi Kepala (Bripka) anumerta setelah gugur dalam tugas. Anggota Intelijen Keamanan Negara Polda Lampung tersebut tewas ditembak pelaku begal saat mencoba menggagalkan pencurian motor di Bandar Lampung pada Sabtu (9/5/2026) pagi.

Kenaikan pangkat luar biasa bagi personel yang gugur tersebut telah dikonfirmasi oleh Mabes Polri. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum yang berupaya menjaga keamanan masyarakat hingga titik darah penghabisan, sebagaimana dilansir dari Nasional.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Jhonny Eddizon Isir membenarkan pemberian penghargaan administratif tersebut bagi mendiang Arya Supena.

"Benar telah dinaikkan pangkat KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa) Anumerta," kata Isir kepada Kompas.com, Senin (11/5/2026).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan instruksi langsung untuk memproses penghargaan bagi personel Polda Lampung tersebut.

"Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugasnya," kata Jenderal Sigit saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (10/5/2026).

Pimpinan tertinggi korps Bhayangkara tersebut menegaskan bahwa pemberian pangkat anumerta ini merupakan simbol penghormatan paling tinggi yang diberikan oleh organisasi kepolisian.

"Sebagai apresiasi dan penghormatan tertinggi dari institusi," ujar dia.

Peristiwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di depan Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu. Berdasarkan bukti rekaman CCTV berdurasi 1 menit 42 detik, Brigadir Arya sempat melakukan perlawanan fisik dan berduel dengan dua pria mencurigakan yang tengah merusak kunci setang sepeda motor.

Nahas, salah satu pelaku melepaskan tembakan jarak dekat yang mengenai kepala bagian kanan korban hingga tembus ke sisi kiri. Kedua pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor tersebut juga sempat menodongkan senjata api ke arah petugas kebersihan di lokasi kejadian.

Brigadir Arya Supena yang berusia 32 tahun meninggalkan duka bagi keluarga besarnya. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Jovita beserta dua orang anak yang masih kecil.

Artikel terkait

Rekomendasi